Google search engine
HomePendidikanAndhika dan Anggita, Peraih Predikat Wisudawan Terbaik di Wisuda ke-134 ITS

Andhika dan Anggita, Peraih Predikat Wisudawan Terbaik di Wisuda ke-134 ITS

SURABAYA-kanalsembilan.com (3 Oktober 2026)

Gelaran Wisuda ke-134 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang digelar, mulai Sabtu (3/10) ini, menjadi momentum perayaan capaian akademik para lulusan setelah menuntaskan perjalanan studinya.

Pada wisuda kali ini, predikat wisudawan terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi untuk jenjang sarjana (S1) dan sarjana terapan (D4) berhasil diraih oleh Andhika Fathurrohman dan Anggita Maharani.

Andhika Fathurrohman, wisudawan Departemen Teknik Kimia ITS ini meraih IPK 3,98 dan menyelesaikan studi tepat waktu selama empat semester pada usia 22 tahun. Ia dinyatakan sebagai wisudawan terbaik jenjang sarjana sekaligus wisudawan terbaik untuk penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K).

Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri baginya karena berhasil mewujudkan cita-cita untuk menjadi sarjana di bidang yang sejak lama dicintainya. “Saya senang matematika dan kimia. Ke depannya pun saya ingin melanjutkan studi dan menjadi dosen serta peneliti,” tutur wisudawan asal Purwokerto yang diwisuda pada hari pertama, Sabtu (3/10), tersebut.

Kecintaannya terhadap matematika dan kimia telah tumbuh sejak duduk di bangku SMA. Minat tersebut kemudian ia kembangkan melalui berbagai kegiatan akademik dan organisasi selama berkuliah, di antaranya dengan bergabung dalam American Institute of Chemical Engineering (AIChE) dan Society of Renewable Energy.

Ketekunannya di bidang kimia juga mengantarkan Andhika meraih berbagai prestasi. Sejak 2023, ia konsisten mengikuti kompetisi bidang kimia hingga berhasil meraih medali emas bidang Kimia pada Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) 2026 sekaligus menjadi Absolute Winner.

Ia juga meraih Juara II Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) ITS 2025 serta Juara I lomba esai internasional dalam ASEAN International Student Competition (AISC) Paper.

Di balik berbagai pencapaiannya, perjalanan Andhika sebagai mahasiswa juga diwarnai perjuangan untuk memenuhi kebutuhan selama menempuh pendidikan. Sebagai penerima beasiswa KIP-K, ia berupaya memanfaatkan kesempatan memperoleh pendidikan tinggi sebaik mungkin.

Di samping menjalani aktivitas akademik dan organisasi, Andhika bekerja sebagai tutor olimpiade kimia bagi pelajar dan mahasiswa baru ITS. “Saya merasa bangga karena tidak mudah berkuliah di ITS sambil bekerja, dan kini saya berhasil tidak menyia-nyiakan kesempatan kuliah yang UKT-nya gratis ini,” ungkapnya penuh syukur.

Sementara itu, Anggita Maharani menjadi wisudawan terbaik jenjang sarjana terapan dari Program Studi Statistika Bisnis dengan IPK 3,88. Selama perkuliahan, wisudawati asal Blitar tersebut juga aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Archery ITS dan Himpunan Mahasiswa Statistika Data (Himadata) ITS, serta dipercaya menjadi asisten dosen untuk sejumlah mata kuliah.

Pengalaman akademiknya turut membuahkan prestasi, di antaranya Best Analysis Olimpiade Statistika OLS 2023 Universitas Negeri Makassar (UNM), Juara 3 Scientific Paper OLIVIA 2024 Universitas Hasanuddin (Unhas), dan Juara 2
Pekan Analisis Statistika 2025 Universitas Mulawarman. Ia juga memperoleh pendanaan ITS Youth Technopreneur 2024 dan HETI Young Technopreneurship 2025 bersama tim.

Kemampuan analisis Anggita kemudian diterapkan dalam tugas akhirnya yang menjadi bagian dari tim riset yang mengkaji ketahanan pangan dari berbagai aspek.

Dalam penelitian tersebut, Anggita berfokus memodelkan produksi padi dari sisi risiko cuaca, sementara bagian tim lainnya mengkaji aspek ekonomi, sosial, serta distribusi rantai pasok pangan. Penelitian tersebut juga memperoleh hibah Research Grant Bank Indonesia 2025.

“Semua proses dan tantangan selama kuliah menjadi bagian penting yang mengantarkan saya sampai menjadi wisudawan terbaik,” ujarnya bangga.

Menutup perjalanan studinya, Anggita berpesan agar mahasiswa memanfaatkan masa perkuliahan untuk terus belajar dan mencoba berbagai hal.

“Jalani masa kuliah dengan sungguh-sungguh dan jangan takut mencoba hal-hal baru karena setiap pengalaman bisa menjadi bekal berharga setelah lulus,” pesan Anggita yang akan diwisuda pada Minggu (25/10) mendatang.

Capaian kedua wisudawan tersebut menunjukkan bagaimana pendidikan tinggi dapat menjadi ruang untuk mengembangkan kompetensi sekaligus membuka kesempatan berkontribusi kepada masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goal (SDG), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas. (za).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments