KISAH ISLAMI
💫🌎✨
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
🏡1. Awal Kisah di Tepi Kota Madinah
Pada suatu siang yang terik di sekitar kota Madinah Al-Munawwarah, Rasulullah ﷺ berjalan bersama para sahabat. Mereka baru saja kembali dari suatu perjalanan dakwah. Di tengah jalan pasir yang panas, tiba-tiba beliau melihat seekor anjing betina terbaring di bawah pohon kurma, tampak lemah dan kehausan.
Rasulullah ﷺ menghentikan langkahnya. Beliau melihat lebih dekat, dan tampak bahwa anjing itu sedang menyusui anak-anaknya yang masih kecil — tapi tubuhnya kurus dan nafasnya tersengal-sengal. Di wajahnya terpancar kepedihan yang dalam, seolah ia sedang memohon pertolongan.
🌼2. Anjing yang Mengadu
Dengan kelembutan seorang nabi, Rasulullah ﷺ mendekati hewan itu tanpa rasa jijik atau takut. Beliau berjongkok di dekatnya dan berkata dengan lembut:
“Wahai makhluk Allah, apa yang membuatmu dalam keadaan seperti ini?”
Sahabat yang hadir hanya diam. Tapi menurut sebagian riwayat kisah yang dikenal di kalangan ulama hikmah (hikayat-hikayat salaf), Allah memberi kemampuan kepada anjing itu untuk menyampaikan keluhannya dalam bahasa yang difahami Rasulullah ﷺ, sebagaimana Allah pernah memberi kemampuan berbicara kepada semut dan burung Hudhud di zaman Nabi Sulaiman ‘alaihissalam.
Anjing itu berkata dengan lirih:
“Wahai Rasulullah ﷺ, aku lapar, anak-anakku juga lapar. Sejak tiga hari tak ada makanan. Aku takut mereka akan mati.”
💦3. Air Mata Kasih Sayang Rasulullah ﷺ
Mendengar keluhan itu, Rasulullah ﷺ meneteskan air mata. Beliau menengadah ke langit dan berdoa:
“Ya Allah, Engkau yang memberi rezeki kepada setiap makhluk, bahkan kepada hewan-hewan di padang tandus ini. Limpahkanlah rahmat-Mu kepada makhluk-Mu yang lemah ini.”
Beliau kemudian memerintahkan salah seorang sahabat untuk segera mengambil makanan dan air. Tak lama, datanglah sahabat membawa sepotong roti dan air dalam bejana. Rasulullah ﷺ sendiri yang memberikan roti itu kepada anjing tersebut, dan memegang bejana air agar ia bisa minum bersama anak-anaknya.
🤲4. Doa Rasulullah ﷺ untuk Hewan yang Lemah
Setelah anjing itu makan dan anak-anaknya menyusu dengan tenang, Rasulullah ﷺ mengusap kepala induk anjing itu dan berkata:
“Tidurlah dengan tenang, wahai makhluk Allah. Hari ini engkau dan anak-anakmu diberi rezeki oleh Zat Yang Maha Pemurah.”
Beliau menoleh kepada para sahabat dan bersabda:
“Barang siapa menyayangi makhluk di bumi, maka Allah Yang di langit akan menyayanginya.
Sayangilah siapa pun yang di bumi — baik manusia, hewan, maupun tumbuhan — niscaya kasih sayang Allah akan menaungimu.”
(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
(gwa-swhs-ayat).
🎋5. Anjing yang Dikasihi Allah
Sejak hari itu, para sahabat di Madinah pun memperhatikan hewan-hewan liar di sekitar mereka. Mereka menaruh makanan di jalan-jalan, menyiapkan wadah air di dekat kebun kurma agar binatang tidak kehausan.
Diriwayatkan pula dalam hikayat salaf bahwa anjing yang pernah meneteskan air mata di hadapan Rasulullah ﷺ itu mati dalam keadaan tenang, dan Rasulullah ﷺ bersabda:
> “Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, seandainya manusia mengetahui pahala menyayangi hewan, niscaya mereka tidak akan menyakiti satu makhluk pun di bumi ini.”
✍️ group tertutup hanya admin yg share 🙏🙏🙏
Sampaikan walau hanya satu ayat
https://chat.whatsapp.com/6KIFvgTpFLNJdWM6tV7IJ5
Bila link atas penuh link bawah sama aja
Media informasi islam
https://chat.whatsapp.com/CSLHUBLSK91IBWjevvomYR
ⓘ 𝐇𝐚𝐥𝐚𝐥 𝐬𝐡𝐚𝐫𝐞 𝐭𝐚𝐧𝐩𝐚 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐡𝐢𝐥𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐧 🅜🅐🅕🅘 . !
(gwa-swhs-ayat).


