SURABAYA-kanalsembilan.com (26 Nopember 2025)
Casa Grande Jawa Timur memasuki fase baru melalui gelaran Casa Grande & Media Gathering yang berlangsung di Ballroom Java Paragon Hotel & Residences, Senin (24/11/2025).
Dalam agenda ini, organisasi yang beranggotakan para General Manager hotel berbintang di Jawa Timur tersebut mengumumkan tiga langkah strategis: peluncuran logo baru, pengukuhan kepengurusan, serta peresmian legalitas organisasi.
Chairwoman Casa Grande Jawa Timur, Mia Damiati, menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan babak transformasi organisasi. “Ini adalah momen penting bagi Casa Grande. Kami memasuki fase baru dengan identitas modern, manajemen yang lebih kuat, dan struktur legal yang resmi,” ujarnya.
Identitas Visual Baru
Casa Grande memperkenalkan logo baru yang merepresentasikan citra organisasi yang lebih inovatif, profesional, dan kolaboratif. Penyegaran ini diharapkan mampu menjaga relevansi organisasi di tengah dinamika industri hospitality yang berkembang cepat. Logo tersebut juga menjadi simbol perjalanan baru Casa Grande dalam memperkuat ekosistem perhotelan dan pariwisata regional.
Pengukuhan Kepengurusan Baru
Acara tersebut juga menjadi penanda dimulainya masa kerja kepengurusan baru, termasuk Chairwoman dan Steering Committee. Pengurus baru diharapkan mampu menjadi motor penggerak berbagai program strategis organisasi, seperti peningkatan kompetensi sumber daya manusia hingga pengembangan kampanye pemasaran pariwisata.
Fokus strategis yang ditekankan meliputi:
* Penguatan pelatihan dan workshop antar-hotel
* Promosi destinasi serta peningkatan daya saing wisata Jawa Timur
* Kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah dan pelaku industri
* Pengembangan program bersama yang memberikan dampak langsung bagi anggota
Resmi Berbadan Hukum
Poin penting lainnya adalah pengumuman legalitas resmi organisasi. Dengan landasan hukum yang kuat, Casa Grande kini dapat menjalin kerja sama lebih luas dengan pemerintah daerah, pelaku swasta, hingga lembaga terkait. Legalitas ini membuka peluang penyusunan program pelatihan, pengembangan SDM, hingga inisiatif pariwisata berkelanjutan.
Tantangan dan Arah Baru Pariwisata
Founder Casa Grande sekaligus GM PrimeBiz Hotel, Yusak Anshori, menyoroti tantangan yang masih dihadapi sektor pariwisata Jawa Timur. Menurutnya, kendala utama bukan terletak pada kapasitas, tetapi minimnya koordinasi, sinergi, dan keberlanjutan program.
“Selama ini ego sektoral masih kuat. Harus ada sinergi antara pemerintah dengan swasta, bukan hanya antar-kelompok yang sama,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menciptakan atraksi wisata berkelas yang mampu menarik wisatawan dan menjadi ikon baru daerah.
Mia Damiati menutup acara dengan optimisme bahwa momentum ini akan menjadi fondasi untuk memperkuat jejaring lintas sektor serta menjalankan program yang memberi manfaat nyata bagi anggota dan pariwisata Jawa Timur. “Kami ingin memastikan energi kolaborasi ini terus berjalan agar Jawa Timur semakin kompetitif dan menjadi destinasi pilihan wisatawan,” ujarnya. (za).


