TAMBUN-kanalsembilan.com (14 Oktober 2026)
Bidang Pendidikan Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia bersama Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir membahas standardisasi kelulusan mahasiswa Akademi Da’wah Indonesia (ADI) untuk memperkuat mutu pendidikan dan menyelaraskan kompetensi lulusan di berbagai daerah.
Pembahasan tersebut berlangsung dalam rapat di Tambun, Kamis (8/10/2026), yang dipimpin Ketua Bidang Pendidikan Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, Dr. Ujang Habibi, M.Pd.I. Hadir dalam pertemuan itu Ketua STID Mohammad Natsir, Dr. Imam Taufiq, M.Ag., beserta jajaran.
Rapat tersebut menitikberatkan pada penegasan penerapan standar kelulusan di seluruh ADI di berbagai daerah agar penyelenggaraan pendidikan mengacu pada ketentuan yang berlaku. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan setiap mahasiswa memiliki kompetensi yang sesuai dengan tujuan pendidikan dan kaderisasi dai.
Melalui standardisasi tersebut, Bidang Pendidikan Dewan Da’wah dan STID Mohammad Natsir berupaya membangun keselarasan mutu pendidikan ADI secara nasional. Standar kelulusan diharapkan menjadi pedoman bersama dalam menjaga kualitas pembelajaran sekaligus meningkatkan kemampuan akademik dan keterampilan dakwah mahasiswa.
Selain penguasaan ilmu, lulusan ADI diharapkan memiliki kapasitas dalam menyampaikan dakwah serta komitmen untuk membina umat. Dengan demikian, pendidikan ADI tidak hanya berorientasi pada kelulusan mahasiswa, tetapi juga pada kesiapan mereka menjalankan peran sebagai dai di tengah masyarakat.
Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Akademi Da’wah Indonesia dalam mencetak kader dai di berbagai wilayah Indonesia. Dengan standar kelulusan yang selaras, penyelenggaraan pendidikan ADI diharapkan semakin terarah dan mampu melahirkan dai yang berkualitas, kompeten, serta siap berkontribusi dalam pengembangan dakwah Islam.
#DewanDakwah #STIDMohammadNatsir #AkademiDakwahIndonesia #PendidikanIslam #KaderisasiDai #DakwahIndonesia


