Google search engine
HomeEkbisEkspor Jatim Naik Awal 2025, Tapi Neraca Perdagangan April Masih Defisit

Ekspor Jatim Naik Awal 2025, Tapi Neraca Perdagangan April Masih Defisit

SURABAYA-kanalsembillan.com (3/6/2025)

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur mencatat kinerja ekspor Jawa Timur meningkat pada kuartal pertama 2025. Selama Januari hingga April 2025, nilai ekspor mencapai USD 8,31 miliar, tumbuh 2,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala BPS Jatim, Zulkipli, menjelaskan bahwa ekspor nonmigas juga mengalami kenaikan sebesar 3,65 persen, dengan nilai USD 8,10 miliar.

Secara khusus pada bulan April 2025, nilai ekspor Jatim tercatat USD 2,18 miliar, naik 19,68 persen dibanding April 2024. Sementara itu, ekspor nonmigas menyumbang USD 2,11 miliar, meningkat 21,53 persen dari tahun sebelumnya.

Namun, lonjakan ekspor ini belum mampu menutupi nilai impor yang lebih tinggi. Pada periode Januari–April 2025, total impor Jatim tercatat USD 9,68 miliar, naik 1,61 persen dibanding tahun sebelumnya. Impor nonmigas sendiri mencapai USD 7,96 miliar, atau naik 10,33 persen.

Untuk bulan April saja, nilai impor mencapai USD 2,69 miliar, naik 21,51 persen dari April 2024. Impor nonmigas tumbuh lebih tajam, yakni 39,49 persen menjadi USD 2,35 miliar.

Akibatnya, neraca perdagangan Jawa Timur pada April 2025 mengalami defisit sebesar USD 229,86 juta, karena nilai impor yang lebih besar dari ekspor.

BPS Jatim juga mencatat tiga negara penyumbang surplus nonmigas terbesar pada Januari–April 2025, yaitu:

Amerika Serikat: USD 734,7 juta

Swiss: USD 560,6 juta

Jepang: USD 432,8 juta

Sementara itu, defisit nonmigas terdalam berasal dari:

China: USD 1,566,4 juta

Brazil: USD 305,7 juta

Argentina: USD 192,6 juta. (za).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments