Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
اتَّقِ اللَّهِ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ
“Bertakwalah kamu kepada Allah dimana saja kamu berada dan ikutilah setiap keburukan dengan kebaikan yang dapat menghapuskannya, serta pergauilah manusia dengan akhlak yang baik.”
HR. At-Tirmidzi no. 1987
Kaidah yang disebutkan oleh para ulama adalah dosa-dosa itu ibarat najis, dan amal saleh ibarat air yang menghilangkan najis tersebut. Jika air begitu banyak maka najis-najis kecil akan hilang. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,
إِذَا كَانَ الْمَاءُ قُلَّتَيْنِ لَمْ يَحْمِلِ الْخَبَثَ
“Jika air itu mencapai dua qullah, maka ia tidak akan najis.” HR. Ibnu Majah no. 517
Oleh karena itu hendaknya seseorang dalam kehidupan dunia ini banyak melakukan kebaikan seperti berbakti kepada orang tua, membaca Alquran, shalat malam, atau sedekah, sehingga ketika dia melakukan maksiat yang kecil maka Allah tidak akan menganggapnya karena dia memiliki lautan kebajikan.
https://bekalislam.firanda.com/4513-bersabar-akan-takdir-allah-bab-34.html#_ftn41
(gwa-saudara-muslim-2).


