🎙 Al-imam Ibnul Jauzy rahimahullahu ta’ala berkata,
قد ذهَـب نصفُ البضاعة في التفريط والإضاعة، والتسويفُ يمحَـق ساعةً بعد ساعةٍ، والشمسُ والقمـرُ بحسبَـان …
“Sungguh separuh dari barang dagangan telah dihabiskan dalam perbuatan yang sia-sia dan melalaikan dan sikap menunda-nunda itu dapat menghilangkan (keberkahan) waktu sedikit demi sedikit, sedangkan matahari dan rembulan terus berjalan (tiada henti).
يا واقفًـا في مقام التَحُيّر ، هَـل أنتَ على عزم التَّغُير ؟ إلى متى ترضى بالنزول في منزل الهَـوان
Wahai orang yang masih bertahan di atas keraguan, apakah engkau memiliki tekad kuat untuk berubah ?!
Sampai kapan engkau rela untuk terus singgah di tempat-tempat kehinaan??!
هَلْ مَضَى مِنْ يَوْمِكَ يَوْمٌ صَالِحٌ سَلِمْتَ فِيهِ مِنْ جَرَائِمِ الْقَبَائِحِ
Apakah ada dari hari-harimu yang sudah berlalu suatu hari yang (benar-benar) dimanfaatkan untuk beramal shalih, sehingga engkau terhindar dari buruknya perbuatan dosa.
تَاللَّهِ لَقَدْ سَبَقَ الْمُتَّقِي الرَّابِحُ وَأَنْتَ رَاضٍ بِالْخُسْرَانِ
Demi Allah, sudah banyak berlalu orang-orang yang meraih keberuntungan sedangkan engkau masih saja berada dalam kerugian.
عَيْنُكَ مُطْلَقَةٌ فِي الْحَرَامِ، وَلِسَانُكَ مُنْبَسِطٌ فِي الآثَامِ، وَلأَقْدَامِكَ عَلَى الذُّنُوبِ إِقْدَامٌ، وَالْكُلُّ مُثْبَتٌ فِي الدِّيوَانِ
Matamu masih senang melihat yang haram, lisanmu masih terbentang dengan dosa, dan kakimu masih sering berani melangkah ke pintu-pintu dosa dan semuanya itu pasti tercatat dalam lembaran amal.
قَلْبُكَ غَائِبٌ فِي صَلَوَاتِكَ وَفِكْرُكَ يَنْقَضِي فِي شَهَوَاتِكَ
Hatimu hilang (tidak khusyuk) dalam shalat dan fikiranmu selalu tenggelam dalam gejolak syahwatmu.
تَاللَّهِ لَوْ عَقِلْتَ حَالَكَ أَوْ ذَكَرْتَ ارْتِحَالَكَ أَوْ تَصَوَّرْتَ أَعْمَالَكَ لَبَنَيْتَ بَيْتَ الأَحْزَانِ
Demi Allah, kalaulah engkau merenungkan sedikit bagaimana keadaanmu kelak atau kalau engkau teringat bagaimana perjalananmu kelak atau apa yang dapat engkau dapat gambarkan dari amal perbuatanmu, niscaya engkau akan membangun rumah ratapan.
سَيَشْهَدُ رَمَضَانُ عَلَيْكَ بِنُطْقِ لِسَانِكَ ونظر عينيك، وسيشار يوم الجمع إِلَيْكَ شَقِيَ فُلانٌ وَسَعِدَ فُلانٌ
Ramadhan akan menjadi saksi terhadap dirimu dengan segala apa yang telah diucapkan oleh lisanmu, apa yang telah dilihat oleh matamu. Dan hari dikumpulkan manusia nanti akan menunjukkan kepadamu siapa yang akan celaka dan siapa yang akan berbahagia.
فِي كُلِّ لَحْظَةٍ تَقْرُبُ مِنْ قَبْرِكَ، فَانْظُرْ لِنَفْسِكَ فِي تَدْبِيرِ أَمْرِكَ،
Di setiap saat, engkau semakin dekat dengan liang kuburanmu, maka perhatikanlah bagaimana engkau mengurus dirimu (selama ini).
وَمَا أَرَاكَ إِلا كَأَوَّلِ شَهْرِكَ، الأَوَّلُ وَالآخِرُ سِيَانٌ، قَدْ ذَهَبَ مِنَ الشَّهْرِ النِّصْفُ وَمَا أَرَى مِنْ عَمَلِكَ النَّصْفَ
Tidaklah aku melihat dirimu saat ini melainkan sama saja seperti di awal bulan. Awal dan akhir bulan sama saja (tidak ada perubahan). Sungguh telah berlalu sebagian dari bulan ini dan aku tidaklah mengetahui bagaimana amalanmu di sebagian lainnya.
فَإِنْ كَانَ فِي الْمَاضِي قَدْ قَبُحَ الْوَصْفُ فَقُمِ الآن
Sekiranya amalanmu di hari-hari yang berlalu, sangatlah buruk penyebutannya, maka bangunlah sekarang juga!
📚 Sumber : Kitab At-Tabshiroh (1/96)
•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•
📲 Telegram alilmoe:
https://t.me/alilmoe
📟 Instagram al_ilmoe: https://instagram.com/al_ilmoe?igshid=ZDdkNTZiNTM=
📲 WA alilmoe:
https://whatsapp.com/channel/0029VaGNWYLDJ6H6tfpwSh0b
🌐 Website alilmoe : https://alilmoe.com/
((gwa-saudara-muslim-2).


