JAKARTA-kanalsembilan.com (5 Februari 2026)
PT Jasa Marga (Persero) Tbk menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dengan mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan agar mampu bersaing di pasar global.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan tiga UMKM unggulan binaan Jasa Marga, yakni Tatik Handicraft, Batik Kurnia Cirebon, dan Dewi Sambi, pada ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2026.
Keikutsertaan ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan Jasa Marga dalam mempromosikan produk kerajinan lokal berkualitas, tidak hanya untuk memperkuat pasar domestik, tetapi juga membuka peluang ekspor ke pasar internasional.
Inacraft 2026 yang mengusung tema “From Smart Village to Global Market” digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan pada 4–8 Februari 2026.
Pameran ini diikuti oleh 1.013 pelaku UMKM dari seluruh Indonesia dan diselenggarakan oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) bekerja sama dengan Mediatama Event. Selama 25 tahun, Inacraft konsisten menjadi etalase utama produk kerajinan nasional dan ajang promosi kriya berskala internasional.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa partisipasi UMKM binaan dalam Inacraft 2026 merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, khususnya dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Jasa Marga tidak hanya membangun jalan tol sebagai penghubung wilayah, tetapi juga berupaya membangun jembatan ekonomi bagi masyarakat,” ujar Rivan.
Melalui pendampingan berkelanjutan, kami mendorong UMKM binaan seperti Tatik Handicraft, Batik Kurnia Cirebon, dan Dewi Sambi untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, hingga siap bersaing di tingkat nasional dan global.
Sementara itu, dalam pembukaan Inacraft 2026, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa Inacraft merupakan pameran kriya internasional yang secara konsisten menjadi wadah promosi, edukasi, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.
“Inacraft diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong kriya Indonesia yang berdaya saing, berkarakter, dan berorientasi pasar global, sekaligus memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional,” kata Teuku.
Dukungan Jasa Marga terhadap UMKM binaan tidak hanya dilakukan melalui fasilitasi pameran, tetapi juga melalui pembinaan komprehensif. Program tersebut meliputi pelatihan dan sertifikasi peningkatan kualitas produk, pendampingan pengelolaan usaha dan pemasaran digital, hingga perluasan akses pemasaran melalui platform e-commerce.
Melalui keikutsertaan di Inacraft 2026, Jasa Marga berharap UMKM binaannya mampu memperluas jejaring bisnis, meningkatkan daya saing, serta bertransformasi menjadi pelaku usaha yang siap menembus pasar global.
“Ke depan, Jasa Marga berkomitmen untuk terus menghadirkan program TJSL yang berkelanjutan dan berdampak nyata sebagai bagian dari upaya tumbuh bersama masyarakat dan mendukung ekonomi nasional yang inklusif,” jelasnya. (za).


