(1). Manusia akan mengikuti syaitan
وَلَوۡلَا فَضۡلُ ٱللهِ عَلَیۡكُمۡ وَرَحۡمَتُهُۥ لَٱتَّبَعۡتُمُ ٱلشَّیۡطَـٰنَ إِلَّا قَلِیلࣰا
“Dan seandainya bukan karena karunia & rahmat Allah kepadamu “Tentulah” kamu mengikuti syaitan, kecuali sebagian kecil saja (diantara kamu)” (QS.An-Nisaa’ : 83)
(2). Manusia tidak bisa bersih dari dosa
وَلَوْلَا فَضْلُ اللهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ مَا زَكَى مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ أَبَدًا وَلَكِنَّ اللهَ يُزَكِّي مَنْ يَشَاءُ
“Dan seandainya bukan karena Karunia Allah & rahmat-Nya kepadamu, niscaya Tdk seorang pun di antara kamu Bersih (Dari Perbuatan “Keji dan Mungkar” itu) se-lama2nya, Tapi Allah membersihkan siapa yang Dia ‘kehendaki’. Dan ALLAH Maha Mendengar, Maha Mengetahui”
(QS. An-Nuur [24]: 21)
وَلَكِنَّ اللهَ حَبَّبَ إِلَيْكُمُ الْإِيمَانَ وَزَيَّنَهُ فِي قُلُوبِكُمْ وَكَرَّهَ إِلَيْكُمُ الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَالْعِصْيَانَ أُولَئِكَ هُمُ الرَّاشِدُونَ ؛ فَضْلًا مِنَ اللهِ وَنِعْمَةً
“Tetapi Allah telah menjadikanmu “Cinta” Kepada Keimanan, dan Menjadikan iman itu indah dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada Kekafiran, Kefasikan, dan Kedurhakaan. Mereka itulah ‘Orang2’ yang mengikuti jalan yang lurus, sebagai karunia & nikmat dari Allah” (QS. 49 : 7-8)
(3). Manusia akan hancur dan binasa
وَلَوْلَا فَضْلُ اللهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ وَأَنَّ اللهَ تَوَّابٌ حَكِيمٌ
“Dan seandainya ‘bukan’ karena karunia & juga rahmat Allah kepadamu (niscaya kamu akan Binasa). Dan sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat, lagi Maha Bijaksana” (QS. An-Nuur [24]: 10)
(4). Manusia akan mengalami kerugian
ثُمَّ تَوَلَّيۡتُم مِّنۢ بَعۡدِ ذَٰلِكَۖ فَلَوۡلَا فَضۡلُ ٱللهِ عَلَيۡكُمۡ وَرَحۡمَتُهُۥ لَكُنتُم مِّنَ ٱلۡخَٰسِرِينَ
“Kemudian setelah itu kamu berpaling. Maka sekiranya ‘bukan’ karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, pasti kamu termasuk Orang Yg Merugi” (QS. Al-Baqarah [2]: 64)
(5). Manusia ditimpa siksa yang besar
وَلَوۡلَا فَضۡلُ ٱللهِ عَلَيۡكُمۡ وَرَحۡمَتُهُۥ وَأَنَّ ٱللهَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
“Dan kalau ‘bukan’ karena Karunia Allah & juga Rahmat-Nya kepadamu (niscaya kamu akan ditimpa “Azab Yang Besar”). Sungguh, Allah Maha Penyantun, Maha Penyayang” (QS. An-Nuur [24]: 20)
وَلَوۡلَا فَضۡلُ ٱللهِ عَلَيۡكُمۡ وَرَحۡمَتُهُۥ فِي ٱلدُّنۡيَا وَٱلۡأٓخِرَةِ لَمَسَّكُمۡ فِي مَآ أَفَضۡتُمۡ فِيهِ عَذَابٌ عَظِيمٌ
“Dan seandainya bukan karena karunia Allah & rahmat-Nya kepadamu di dunia & di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar…” (QS. An-Nuur [24]: 14)
Maksudnya kalau bukan karena Karunia dan Rahmat Allah kepada kalian dengan menerangkan Hukum2-Nya, dan dengan menunda hukuman di dunia dan dengan memberi ampunan di akhirat, “NISCAYA” kalian Tertimpa SIKSA yang amat keras.
(6). Manusia tidak akan dapat hidayah & tidak akan dapat beribadah kepada Allah
Syair Rasulullah ﷺ di Perang Khondaq :
وَاللهِ لَوْلاَ اللهُ مَا اهْتَدَيْنَا، وَلاَ صُمْنَا وَلاَ صَلَّيْنَا
“Demi ALLAH, seandainya bukan karena Allah, niscaya kami Tidak Mendapatkan Hidayah, dan kami tidak akan Berpuasa, dan tidak pula mendirikan SHALAT” (HR Bukhari no.6620, hadits dari al-Baraa’ bin ‘Aazib)
يَمُنُّونَ عَلَيۡكَ أَنۡ أَسۡلَمُواْۖ قُل لَّا تَمُنُّواْ عَلَيَّ إِسۡلَٰمَكُمۖ بَلِ ٱللهُ يَمُنُّ عَلَيۡكُمۡ أَنۡ هَدَىٰكُمۡ لِلۡإِيمَٰنِ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ
“Mereka Merasa Berjasa kepadamu dgn keislaman mereka. Katakan: “Janganlah kamu Merasa Berjasa kepadaku dengan keislamanmu, sebenarnya Allahlah yang melimpahkan nikmat kepadamu dengan “Menunjukkan” kamu kepada Keimanan, jika kamu orang yang benar” (QS. 49:17)
✍ Ustadz Najmi Umar Bakkar
https://telegram.me/najmiumar
━━━━━━━━━━━━━━━━
𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑫𝒂𝒌𝒘𝒂𝒉 𝑴𝒖𝒔𝒉𝒂𝒊𝒓𝒂
https://whatsapp.com/channel/0029Vah9iFTLCoWstm2a7B2f
📌 Web
Mushaira.id
Childcare.mushaira.id
Iou.mushaira.id
Sahabatliterasi.mushaira.id
⏰ Reminder Waktu Sholat & Nasehat Harian
Safari.Mushaira.id
📗 Majalah
Majalah.mushaira.id
📚 Laporan Program
Arsip.mushaira.id
🔖 Follow :
Instagram.com/mediadakwahmushaira
Instagram.com/mushairapeduli
Instagram.com/sahabatliterasimushaira
Instagram.com/mushairaqlc
Youtube.com/mushairaqlc
t.me/mediadakwahmushaira
t.me/mushairapeduli


