Kutipan dari Al-Quran: Yaseen (36:68)
وَمَنْ نُّعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِى الْخَلْقِۗ اَفَلَا يَعْقِلُوْنَ
Dan barang siapa Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada awal kejadian(nya). Maka mengapa mereka (zalim) tidak mengerti?.
Yg disebut manusia setelah lahir di bumi mulai dari bayi lahir yg lemah tak punya kmampuan, tidak lengkap dn tidak sempurna…
Kmudian Allah menyempurnakan akal pikirannya , dikuatkn tubuhnya dg gagah perkasa agar digunakan untuk beramal soleh sesuai dg janjinya saat di loohmahfud sblum dilahirkn di bumi.
Namun dg tubuh yg kuat dg akal pikiran sempurna itu ada yg mreka gunakan berbuat yg zalim , keji , kejam , biadab dn mmbuat krusakan di bumi , mlanggar hukum dg cara yg licik , jahat dn zalim…
Kmudian Allah bila memanjangkan umurnya di jadikn seperti bentuk semula , ya itu bayi yg baru lahir…
Maka badan ini mnjadi lemah , mata mnjadi kabur , kulit kendur , plupa pikun , berjalan yg sempoyongan , ngompolan dg tk terasa krn prostax dh kendur..
Urutan srt Yasyien ke 36 , krn di usia itu orang mulai berjaya dslam berprestasi.
Dn ayt ini ke 68 dg maksud biar manusia berpikir setelah usia 68 ada persiapan untuk menghadapi ajal dg persiapan bekal yg banyak untuk mnuju kampung akherat…
Hanya orang ber iman yg faham…
Namun mereka yg kafir di usia 36 mulai perkasa dlm maksiat , dn sampai di usia 68 itu tiada henti krn tak mengerti . Maka mereka tetap rajin maksiat tiada henti.
Maka Allah tidak sudi memberi hidayah pd mereka yg kafir….
Wsslm…
(gwa-indonesianis).


