SURABAYA-kanalsembilan.com (24 April 2026)
Jika R.A. Kartini hidup di era sekarang, mungkin ia akan berada di ruangan ini, duduk bersama perempuan-perempuan yang saling berbagi cerita, mendengarkan, dan menguatkan satu sama lain.
Suasana itu terasa di Escape 2, Midtown Residence Surabaya, saat acara Kartini’s Mawas & Berdaya dimulai. Para tamu datang dengan balutan modern kebaya, menciptakan perpaduan nuansa tradisional dan gaya perempuan masa kini.
Acara dibuka dengan sesi talkshow kesehatan mental bersama dokter spesialis dari Mayapada Hospital. Dalam suasana yang santai, para peserta diajak membahas hal yang dekat dengan keseharian, mulai dari tekanan kerja, rasa lelah, hingga pentingnya menjaga keseimbangan antara karir dan diri sendiri.
Setelah sesi diskusi, suasana beralih menjadi lebih hangat. Para peserta berkumpul dalam aktivitas DIY knitting, merajut bersama ibu-ibu PKK Kelurahan Ngagel. Tidak ada suasana formal, yang terlihat justru obrolan ringan, tawa kecil, dan momen saling belajar.
“Kartini hari ini bukan hanya tentang emansipasi, tapi juga tentang mengenal diri sendiri dan bertumbuh,” ujar Okta Anggra, Marketing Communication Midtown Residence Surabaya.
Di sela kegiatan, para peserta juga memanfaatkan waktu untuk saling berkenalan dan berbagi pengalaman. Interaksi ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari acara, menciptakan koneksi yang terasa lebih dekat.
General Manager Midtown Residence Surabaya, Boegi Setiawan, menyampaikan bahwa konsep acara ini memang dirancang sederhana dan relevan.
“Kami ingin menghadirkan perayaan Kartini yang terasa dekat, bukan sekadar seremoni.”
Melalui Kartini’s Mawas & Berdaya, Midtown Residence Surabaya menghadirkan ruang bagi perempuan untuk berhenti sejenak dari rutinitas, berbagi cerita, dan mengisi ulang energi, dengan cara yang sederhana dan terasa dekat dengan keseharian mereka.(za).


