Google search engine
HomeAgamaKenikmatan Tertinggi di Surga

Kenikmatan Tertinggi di Surga

https://www.facebook.com/share/p/1Ce7efkPxS/

Ali bin Al-Madini (161-234H) rahimahullah berkata, “Aku bertanya kepada Abdullah bin Al-Mubarak tentang firman Allah ta’ala,

فَمَن كَانَ يَرْجُوا۟ لِقَآءَ رَبِّهِۦ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَٰلِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِۦٓ أَحَدًۢا

“Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadah kepada Tuhannya.”
(QS. Al-Kahf: 110)

{وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَاضِرَةٌ. إِلَى رَبِّهَا نَاظِرَةٌ}

“Wajah-wajah (orang-orang mu’min) pada hari itu berseri-seri. Kepada Rabbnyalah mereka melihat” (QS Al-Qiyaamah:22-23)

لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَى وَزِيَادَةٌ وَلا يَرْهَقُ وُجُوهَهُمْ قَتَرٌ وَلا ذِلَّةٌ أُولَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

“Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya. Dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya.” (QS. Yunus: 26)

Makna “ziyadah” (زِيَادَةٌ) adalah tambahan nikmat bagi penduduk surga yaitu melihat wajah Allah sebagaimana ahli tafsir ibnu Katsir rahimahullah menafsirkan, beliau berkata:

وأفضل من ذلك وأعلاه النظر إلى وجهه الكريم

“Tambahan yang paling baik dan tertinggi adalah melihat kepada wajah Allah yang mulia” (Tafsir Ibnu Katsir)

Abdullah bin Al-Mubarak rahimahullah berkata,

من أراد النظر إلى وجه خالقه فليعمل عملا صالحا ولا يخبر به أحدا

“Barangsiapa yang ingin memandang keagungan Wajah yang Maha Pencipta, maka hendaklah dia beramal saleh dan tidak memberitahukannya kepada seorangpun.”

📚 Syarh Ushul I’tiqad Ahlissunnah (3/235)
https://t.me/manhajulhaq

Dari Itban bin Malik bin ‘Amr bin Al ‘Ajlan Al Anshori, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

فَإِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ عَلَى النَّارِ مَنْ قَالَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ . يَبْتَغِى بِذَلِكَ وَجْهَ اللَّهِ

“Sesungguhnya Allah mengharamkan neraka bagi orang mengucapkan Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah dengan mengharapkan wajah Allah ‘azza wa jalla.” (HR. Bukhari 425 dan Muslim 33)

Doa Memohon agar Bisa melihat Wajah Allah

اللَّهُمَّ إِنِّيأَسْأَلُكَ لَذَّةَ النَّظَرِ إِلَى وَجْهِكَ، وَالشَّوْقَ إِلَى لِقَائِكَ فِي غَيْرِ ضَرَّاءٍ مُضِرَّةٍ وَلَا فِتْنَةٍ مُضِلَّةٍ

“Ya Allah, Aku mohon kepada-Mu kenikmatan memandang wajah-Mu (di Surga), rindu bertemu dengan-Mu tanpa penderitaan yang membahayakan dan fitnah yang menyesatkan.” (HR. Nasa’I no. 1305, HR. Ahmad no.18325. Sahih An-Nasa’I 1/280 no.1304)

Baca juga: https://muslim.or.id/2343-memandang-wajah-allah-kenikmatan-tertinggi-di-akhirat.html

(gwa-majelis-ilmu-3).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments