ONE DAY ONE HADITS
Oleh Ustadz Muslih Rosyid
Senin, 9 Pebruari 2026 / 21 Sya’ban 1447H
عن حذيفة بن اليمان رضي الله عنه قال:
قال رسول الله صل الله عليه وسلم:
يَكُونُ بَعْدِي أَئِمَّةٌ لَا يَهْتَدُونَ بِهَدْيِي، وَلَا يَسْتَنُّونَ بِسُنَّتِي، وَسَيَقُومُ فِيهِمْ رِجَالٌ قُلُوبُهُمْ قُلُوبُ الشَّيَاطِينِ فِي جُثْمَانِ إِنْسٍ
قلتُ: كيف أصنعُ يا رسولَ الله إن أدركتُ ذلك؟
قال:
تَسْمَعُ وَتُطِيعُ لِلْأَمِيرِ، وَإِنْ ضُرِبَ ظَهْرُكَ وَأُخِذَ مَالُكَ، فَاسْمَعْ وَأَطِعْ
Dari Hudzaifah bin al-Yaman radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda:
“Akan ada setelahku para pemimpin yang tidak mengambil petunjukku dan tidak mengikuti sunnahku. Di tengah mereka akan muncul orang-orang yang hati mereka seperti hati setan dalam jasad manusia.”
Aku bertanya, “Apa yang harus aku lakukan wahai Rasulullah jika aku menjumpai masa itu?”
Beliau menjawab,
“Dengarlah dan taatilah pemimpin, meskipun punggungmu dipukul dan hartamu diambil. Tetaplah dengar dan taat.”HR. Muslim no. 1847
Pelajaran yang terdapat di dalam hadits :
1- Hadis ini bukan pembenaran
kedzaliman, tapi peringatan keras bahwa: Akan ada pemimpin Muslim yang menyimpang dari tuntunan Nabi shalallahu alaihi wa salam Namun kekacauan dan pertumpahan darah akibat pemberontakan seringkali lebih besar mudaratnya.
Islam sangat menjaga stabilitas umat, selama tidak diperintahkan maksiat
2- Penyimpangan pemimpin adalah sunnatullah. Rasulullah shalallahu alaihi wa salam sudah memperingatkan sejak awal bahwa tidak semua pemimpin akan lurus.
Ini menenangkan orang beriman: “Ini sudah Nabi kabarkan, bukan kegagalan Islam.”
3- Ukuran kebenaran tetap Al-Qur’an dan Sunnah. Pemimpin tidak otomatis benar, apalagi jika:
Tidak mengikuti hidayah Nabi
Tidak berhukum dengan sunnah
Loyalitas kita kepada kebenaran, bukan figur.
4- Taat dalam hal ma’ruf, bukan maksiat. Hadis ini harus dipahami bersama hadis lain:
لا طاعة لمخلوق في معصية الخالق
“Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam kemaksiatan kepada Allah.”
Jika diperintah maksiat, tidak boleh taat. Tapi tidak memberontak selama masih Muslim dan shalat
5- Bahaya pemberontakan lebih besar dari kezaliman.
Sejarah Islam menunjukkan:
Banyak pemberontakan berakhir dengan darah kaum Muslimin
Harta rusak, kehormatan hilang, agama melemah.
Islam memilih kerusakan yang lebih ringan.
6- Fokus memperbaiki diri dan masyarakat. Hadis ini mengarahkan kita untuk:
-Bersabar
-Berdakwah dengan hikmah
-Memperbaiki diri, keluarga, dan umat
-Berdoa agar Allah memberi pemimpin yang adil
7- Ciri pemimpin buruk: hati seperti setan. Bukan sekadar salah kebijakan, tapi:
-Kejam
-Licik
-Manipulatif
-Tidak takut Allah
Ini peringatan agar umat tidak tertipu penampilan Islam semu.
Tema hadits yang berkaitan dengan Al Qur’an :
1- Al-Qur’an dan sunnah sebagai pedoman hidup.
Nabi shalallahu alaihi wa salam menegaskan bahwa Al-Qur’an dan Sunnah adalah pegangan utama umat Islam.
وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا
“Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah, dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah.”
(QS. Al-Hasyr: 7)
2- Ketaatan kepada Allah dan Rasul.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ
“Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul.”
(QS. An-Nisa: 59)
.
3- Larangan Mengada-adakan dalam Agama (Bid’ah). Jika agama sudah sempurna, maka menambah ibadah tanpa dalil bertentangan dengan Al-Qur’an dan hadits.
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي
“Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu.”
(QS. Al-Ma’idah: 3)
4- Meneladani Rasulullah shalallahu alaihi wa salam. Tentang kewajiban mengikuti akhlak dan sunnah Nabi shalallahu alaihi wa salam
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ
“Sungguh, pada diri Rasulullah itu terdapat teladan yang baik bagi kalian.”(QS. Al-Ahzab: 21)
5- Bahaya menyelisihi perintah Rasu. Tentang ancaman bagi orang yang menolak sunnah Nabi shalallahu alaihi wa salam.
فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ
“Maka hendaklah orang-orang yang menyelisihi perintah Rasul takut akan ditimpa fitnah atau azab yang pedih.” (QS. An-Nur: 63)
6- Al-Qur’an dijelaskan oleh sunnah
Hadits-hadits yang menjelaskan shalat, zakat, puasa, haji, dll.
وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ
“Kami turunkan Al-Qur’an kepadamu agar engkau menjelaskan kepada manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka.” (QS. An-Nahl: 44)
7- Berpegang teguh pada Al-Qur’an.
“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
إِنَّ هَٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ
“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberi petunjuk kepada jalan yang paling lurus.” (QS. Al-Isra: 9)
https://chat.whatsapp.com/6KIFvgTpFLNJdWM6tV7IJ5
(gwa-swhs-ayat).


