SURABAYA-kanalsembilan.comĀ (2 Juli 2025)
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan studi akademik dari lebih dari 100 mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Ponorogo, pada Rabu (2/7).
Kunjungan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai keamanan informasi serta memberikan gambaran nyata dunia kerja di era digital.
Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa mendapat pemaparan langsung dari praktisi Diskominfo Jatim mengenai teknologi persandian, keamanan siber, dan prosedur operasional di lingkungan kerja pemerintahan berbasis digital.
Dosen Teknik Informatika UNIDA Gontor, Ustaz Azis Mustofa, S.Kom., M.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa bisa menyaksikan secara langsung implementasi teknologi informasi di institusi pemerintahan serta memahami aturan dan etika profesional di industri.
āKami ingin mahasiswa tidak hanya mendapatkan motivasi, tetapi juga memahami nilai-nilai penting seperti kerja keras, profesionalisme, dan etika kerja. Interaksi dengan praktisi akan menjadi bekal penting untuk masa depan mereka,ā ujar Ustaz Azis.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Layanan, Monev dan Audit Persandian untuk Pengamanan Informasi Diskominfo Jatim, Aulia Bahar, S.Kom., M.ISm., menyampaikan pentingnya menjaga kedaulatan ruang siber dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman sosial digital.
Ia mengungkapkan bahwa selama tahun 2023, terjadi lebih dari 403 juta anomali trafik digital, yang mencerminkan tingginya potensi ancaman siber yang harus diwaspadai.
āSetiap aktivitas di ruang digital harus sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), termasuk larangan mengakses konten ilegal. Kepatuhan terhadap SOP ini adalah bagian dari pembentukan budaya digital yang aman dan bertanggung jawab,ā jelas Aulia.
Ia juga menekankan bahwa manusia adalah faktor terpenting dalam sistem keamanan digital. Bukan hanya pengetahuan yang harus terus diperbarui, tetapi juga kesadaran terhadap potensi celah keamanan, seperti penggunaan Wi-Fi publik tanpa perlindungan, yang dapat dimanfaatkan untuk penyadapan dan pencurian data.
Kunjungan ini menjadi bagian penting dari kurikulum Teknik Informatika UNIDA Gontor dalam menyiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan di dunia kerja yang terus berkembang. (za).


