Google search engine
HomeNasionalMentrans Dorong 153 Kawasan Transmigrasi Jadi Pusat Ekonomi Baru, Gandeng 10 Perguruan...

Mentrans Dorong 153 Kawasan Transmigrasi Jadi Pusat Ekonomi Baru, Gandeng 10 Perguruan Tinggi

SURABAYA-kanalsembilan.com (11 Desember 2025)

Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Dr. Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara SH MA, mengatakan saat ini ada 153 daerah transmigrasi di Indonesia akan dikembangkan sebagai kawasan ekonomi baru. Upaya ini dilakukan melalui kemitraan strategis antara pemerintah dan perguruan tinggi di berbagai daerah.

Mulai 2026, pemerintah juga akan menambah tiga daerah transmigrasi baru, yang ikut diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis riset, teknologi dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam program nasional ini, Kementerian Transmigrasi bekerja sama dengan 10 perguruan tinggi. Setiap perguruan tinggi akan membentuk 52 tim, masing-masing beranggotakan lima orang yang terdiri dari mahasiswa, alumni, dan dosen. Total ada 520 tim dengan lebih dari 2.600 personel yang akan diterjunkan ke lapangan.

Mereka akan bertugas selama empat bulan untuk mendampingi masyarakat, memetakan potensi wilayah, merancang inovasi usaha, hingga mempercepat masuknya investasi dan teknologi tepat guna ke kawasan transmigrasi.

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan dukungannya terhadap program ini. ITS menilai kolaborasi pendidikan tinggi dengan pemerintah dapat mempercepat terwujudnya ekosistem ekonomi baru yang berbasis ilmu pengetahuan, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD mengatakan, ITS telah menjalin kerjasama dengan 117 sekolah di daerah tertinggal diseluruh Indonesia. Nantinya ada 2 atau 3 siswa terbaik dari sekolah tersebut masuk ITS tanpa tes. Untuk biaya selama pendikan  dari kementerian Trasmigrasi.

Program ini diharapkan memberi dampak ganda: mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus memberikan ruang pembelajaran praktis bagi generasi muda Indonesia.

Mentrans mengatakan dirinya akan berbicara khusus dengan pihak ITS, misalnya apa bisa mahasiswa dari anak-anak transmigran tersebut bisa kuliahnya di daerah transmigran. Ini agar bisa langsung praktik ilmu yang diperolehnya dari perguruan tinggi. (za).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments