Google search engine
HomeEkbisMENUJU KEDAULATAN PANGAN Dari Konsumen Pasif ke Produsen Mandiri

MENUJU KEDAULATAN PANGAN Dari Konsumen Pasif ke Produsen Mandiri

Oleh: Mangesti Waluyo Sedjati
Ketua Majelis Ilmu Baitul Izzah | Sekjen DPP Al-Ittihadiyah
Sidoarjo, 07 Mei 2025

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sahabat yang dirahmati Allah,

Tahukah Anda bahwa negeri kita yang dikenal sebagai negara agraris—dengan tanah subur, iklim tropis, dan keanekaragaman hayati luar biasa—masih bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok? Gandum, kedelai, bawang putih, hingga garam masih kita datangkan dari luar negeri. Sebuah ironi di tengah potensi besar yang kita miliki.

Artikel ini mengajak kita merenungi dan sekaligus membangun kembali paradigma kedaulatan pangan. Bukan sekadar swasembada, tetapi soal siapa yang mengendalikan tanah, air, benih, dan distribusi pangan kita.
Bukan lagi waktunya jadi konsumen pasif, kita harus bertransformasi menjadi produsen mandiri — dari desa, oleh rakyat, untuk kemandirian bangsa.

Dalam tulisan ini dikupas tuntas:
* Akar masalah ketergantungan pangan
* Strategi transformasi sektor pertanian
* Kisah sukses Vietnam & Brazil
* Rekomendasi kebijakan menuju Indonesia berdaulat pangan

Mari baca dan sebarkan gagasan strategis ini sebagai bagian dari ikhtiar besar menuju bangsa yang mandiri dan berdaulat atas pangannya.

Baca artikel selengkapnya di:

MENUJU KEDAULATAN PANGAN: Dari Konsumen Pasif ke Produsen Mandiri

Semoga menjadi amal jariyah ilmu dan inspirasi aksi.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments