SURABAYA-kanalsembilan.com (22 Agustus 2025)
Sebagai bagian dari komitmen untuk terus memberi dampak positif bagi masyarakat, MORAZEN Surabaya kembali menunjukkan kepedulian melalui kegiatan sosial melalui MORA Impact.
Bertempat di Kelurahan Kapasari, Surabaya, Kelurahan Peneleh, Surabaya dan Sekolah SLB Paedagogia yang berada di Jl. Kaliasin 1, Surabaya. Tim MORAZEN Surabaya menyerahkan bantuan berupa 1 alat bantu dengar dan 3 kursi roda kepada warga lanjut usia,, dan 8 alat bantu dengar dan 1 kursi roda anak-anak berkebutuhan khusus Sekolah SLB Paedagogia
Rangkaian kegiatan MORA Impact ini mulai dari awal kunjungan ke sekolah SLB yang berada di sekitar MORAZEN Surabaya, yaitu Sekolah Luar Biasa Paedagogia, disana tim hotel memberikan 1 kursi roda kepada Natasya Wahyuningtyas yang berusia 12 tahun, remaja penyandang tunadaksa dan 8 alat bantu dengar kepada siswa siswi SLB Paedagogia.
Selanjutnya pemberikan alat bantu dengar kepada warga Kelurahan Kapasari bernama Torikul Hafidilah, remaja berusia 16 tahun yang terlahir sebagai tunarungu. Dilanjut pemberian kursi roda kepada bapak Paeran dan ibu Ngatemu yang merupaka warga dari Kelurahan Kapasari, Surabaya. Dan ke Kelurahan Peneleh untuk memberikan 1 kursi roda kepada ibu Ida.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari semangat MORAZEN Surabaya untuk berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan fisik dan pendengaran. Dalam sambutannya, Camat Peneleh, Bapak Skun, mengapresiasi inisiatif MORAZEN Surabaya yang telah hadir di tengah masyarakat dengan aksi nyata:
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Kehadiran MORAZEN tidak hanya sebagai pelaku industri perhotelan, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang peduli. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami, terutama para lansia dan anak-anak berkebutuhan khusus,” Ujar Bapak Skun.
Salah satu momen paling mengharukan datang dari Ibu Ngatemu, warga berusia 75 tahun yang menerima bantuan kursi roda. Dengan mata berbinar, beliau menyampaikan rasa terima kasihnya:
“Saya sangat bersyukur. Sudah lama tidak bisa berjalan jauh karena kaki saya lemah. Dengan kursi roda ini, saya bisa kembali bergerak, keluar rumah, dan menikmati hari-hari saya,” ucap Ibu Ngatemu penuh haru.
Kepala Sekolah SLB Paedagogia Ibu Istiomah juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan:
“Bagi anak-anak kami, alat bantu dengar bukan hanya alat, tetapi jembatan untuk belajar, berkomunikasi, dan berkembang. Bantuan ini memberikan harapan baru bagi mereka,” tutur beliau.
Perwakilan dari MORAZEN Surabaya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang hotel dalam memberikan kontribusi sosial yang berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa sebuah properti bukan hanya tempat tinggal sementara, tapi juga bisa menjadi bagian dari perubahan sosial. Bantuan ini mungkin sederhana, tapi kami berharap dampaknya besar untuk mereka yang menerimanya,” ujar Trio Akbar selaku Resident Manager MORAZEN Surabaya.
Melalui kegiatan ini, MORAZEN Surabaya berharap dapat terus menjadi jembatan kebaikan yang menghubungkan kepedulian dengan kebutuhan nyata masyarakat di sekitar. (za).


