Google search engine
HomeTausiyahQuraisy Mengutus Abu Sufyan

Quraisy Mengutus Abu Sufyan

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sejenak Pagi
SIROH NABAWIYAH (328)

Tindakan para pemuda Quraisy membantu Bani Bakr sangat disesali oleh pemimpin mereka. Karena itu, mereka mengutus Abu Sufyan sendiri pergi ke Madinah untuk menguatkan kembali perjanjian dan memperpanjang waktunya. Sampai di tujuan, Abu Sufyan tidak langsung menemui Rosululloh ﷺ, tetapi menemui putrinya, ummu Habibah, yang sudah menjadi isteri Rosululloh ﷺ.

Di rumah ummu Habibah, Abu Sufyan masuk dan ingin duduk di tikar tempat biasa Rosululloh ﷺ duduk. Ummu Habibah segera melipat tikar itu sebelum diduduki ayahnya.

“Hai putriku, apakah engkau lebih sayang pada tikar itu dari pada aku?” keluh abu Sufyan.

“Ini tikar Rosululloh ﷺ, padahal ayah adalah orang musyrik yang kotor. Saya tidak ingin ayah duduk di atasnya.”

“Demi Alloh, rupanya ada yang tidak beres denganmu setelah berpisah denganku.”

Setelah itu, Abu Sufyan langsung menemui Rosululloh ﷺ. Ia bicara panjang lebar membujuk Rosululloh ﷺ agar memperpanjang perjanjian. Namun Rosululloh ﷺ sama sekali tidak menanggapinya.

Abu Sufyan belum putus asa, ia pergi ke Abu Bakar dan meminta agar Abu Bakar membujuk Rosululloh ﷺ.

Namun Abu Bakar berkata,
“Aku tidak sudi melakukannya.”

Kemudian giliran Umar bin Khattab yang diminta Abu Sufyan agar mau membujuk Rosululloh ﷺ. Umar menjawab,
“Layakkah aku meminta pertolongan bagi kalian kepada Rosululloh ﷺ ? Demi Alloh, walau hanya pasir yang ada di tanganku, tentu pasir itu akan kupergunakan untuk melawan kalian!”

Untuk terakhir kalinya, Abu Sufyan mencoba meminta tolong kepada Ali bin Abi Thalib yang saat itu sedang bermain dengan Hasan dan Husain bersama Fathimah Az Zahra istrinya.
Namun, dengan lembut Ali menjawab,
“Jika Rosululloh ﷺ sudah mengambil keputusan, tidak seorang pun dari kami yang bisa menarik keputusan beliau.”

Gelaplah rasanya dunia ini bagi Abu Sufyan. Ia telah meminta-minta kepada orang-orang yang dulu pernah disiksanya sampai akhirnya terusir dari Mekah. Ia kembali pulang dengan membawa kabar buruk itu bagi kawan-kawannya.

Alhamdulillah hari Jum’at, mari membaca Al Kahfi, memperbanyak Istighfar, Sholawat, Do’a dan Sedekah

Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad

Wallahu A’lam Bisshawab.

Yaa Alloh Yaa Robb…
Ampunilah dosa dan kesalahan Murrobi dan guru² kami.
Ampunilah kedua orang tua kami, ampunilah kami, keluarga kami dan saudara² kami.

Yaa Alloh Yaa Robb…
Sehat dan sembuhkan saudara dan sahabat kami yang sakit.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Jadikan kami dan keluarga kami sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan kami, insan yang pandai bersyukur dan bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Jadikan negri ini menjadi lebih baik.

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

📢Jangan lupa sebarkan kebaikan dan kunjungi kanal youtube.com/@djoeprichannel
😊❤️👍

(gwa-md–mui-jatim)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments