Jika rezeki itu ditentukan dari kerja keras, maka para kuli bangunanlah yang akan banyak mendapatkannya.
Jika rezeki itu ditentukan dari waktu kerja, maka warung kopi 24 jamlah yang akan lebih banyak mendapatkanya.
Jika rezeki itu ditentukan dari kepintaran, maka profesor dan orang² yang bergelar panjanglah yang akan banyak mendapatkannya.
Jika rezeki itu ditentukan dari kecepatan, maka para pembalaplah yang akan banyak mendapatkannya,
Jika rezeki itu ditentukan dari banyaknya yang membuat bahagia, maka para koruptorlah yang akan merasakan paling bahagia.
Namun ketahuilah bahwa Rezeki itu datang dari Allah dan telah di jamin oleh Allah, Allah Maha Kuasa melapangkan atau menyempitkan rezeki siapa pun yang Allah kehendaki.
Dan ingatlah dengan cara yg haram atau cara yg halal, tetap saja jatah rezekimu tidak akan bertambah.
Maka hendaknya kita beratawakal kepada Allah dan menempuh jalan yg baik dalam mencari rezeki.
Jangan sampai hanya secuil nikmat dunia, kemudian kita rela menukarkan dengan penderitaan dan kesedihan yg tiada tara di kehidupan akhirat.
Ingatlah, kita hidup di dunia hanya sebentar rata² hanya sampai 60-80 tahun, namun pertanggung jawabannya di akhirat hingga ribuan tahun.
Dari Abu Bakr Ash Shiddiq radhiyallahu āanhu, ia berkata,
Ł ŁŁŁ ŁŁŲØŁŲŖŁ ŁŁŲŁŁ ŁŁŁ Ł ŁŁŁ Ų§ŁŲ³ŁŁŲŁŲŖŁ ŁŁŲ§ŁŁŁŁŲ§Ų±Ł Ų£ŁŁŁŁŁŁ ŲØŁŁŁ
āSiapa yang dagingnya tumbuh dari pekerjaan yang tidak halal, maka neraka pantas untuknya.ā (HR. Ibnu Hibban 11: 315, Al Hakim dalam mustadroknya 4: 141. Hadits ini shahih kata Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jaamiā no. 4519)
Semoga Allah menjaga kita dari yang haram dan mencukupkan kita dari yang halal.
ā Yuk share āļø, tanpa crop ā ā
__
https://chat.whatsapp.com/KURMgKXMkyuFBtRhNhUach
(gwa-112-sehat-islam).


