SURABAYA—kanalsembilan.com (23 Maret 2026)
Menyambut tingginya antusiasme penonton Lebaran terhadap film keluarga Pelangi di Mars, Mahakarya Pictures menggelar roadshow di Pulau Jawa pada 22 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi ajang interaksi langsung antara penonton dengan para kreator film bergenre fiksi ilmiah anak tersebut.
Roadshow digelar di tiga kota, yakni Surabaya (CGV BG Junction), Semarang (DP Mall), dan Yogyakarta (Empire XXI). Selain menyaksikan film di bioskop, penonton juga berkesempatan bertemu langsung dengan para pemain dan kru.
Sejumlah nama yang hadir antara lain Messi Gusti sebagai pemeran Pelangi, Bimoky sebagai pengisi suara karakter Batik, Vanya Rivani sebagai voice dan body actor Kimchi, serta produser Dendi Reynando dan sutradara Upie Guava.
Antusiasme penonton, khususnya anak-anak, terlihat tinggi sepanjang acara. Interaksi hangat tercipta usai pemutaran film, terutama saat membahas karakter robot seperti Kimchi, Batik, dan Sulil yang menjadi favorit sekaligus membawa pesan kuat tentang persahabatan.
Bimoky menyampaikan pesan moral yang diangkat melalui karakternya. “Seperti Batik yang selalu menjaga Pelangi, semoga teman-teman juga selalu setia kawan dan menjaga sahabat,” ujarnya.
Sutradara Upie Guava menjelaskan, Pelangi di Mars lahir dari keinginan menghadirkan film anak yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu menumbuhkan imajinasi dan mimpi.
“Kami ingin anak-anak punya cita-cita besar, seperti menjadi astronot atau ilmuwan, dan berani menjelajah dunia,” katanya.
Film ini mengambil latar masa depan pada tahun 2100, saat bumi menghadapi krisis lingkungan. Tokoh Pelangi diceritakan memimpin misi ke Mars untuk mencari solusi, dengan bantuan robot dari berbagai latar belakang.
Menurut Upie, pendekatan fiksi ilmiah dipilih untuk memperkenalkan visi masa depan kepada anak-anak Indonesia. “Kami ingin anak-anak percaya bahwa Indonesia juga bisa menjadi bagian dari cerita besar tentang masa depan,” tambahnya.
Dari sisi produksi, film ini mengusung pendekatan berbeda dengan penggunaan teknologi Extended Reality (XR) serta melibatkan voice actor dan body actor secara menyeluruh.
Messi Gusti mengungkapkan tantangan selama proses syuting yang menuntut imajinasi tinggi. “Aku harus membayangkan robotnya ada di sekitarku, jadi benar-benar mengandalkan imajinasi,” ujarnya.
Sementara itu, Vanya Rivani mengaku menikmati proses pengisian suara karakter Kimchi. “Karena saya suka menonton drama Korea, jadi cukup terbantu. Prosesnya menyenangkan,” katanya.
Produser Dendi Reynando menilai film anak masih menjadi segmen yang minim di industri perfilman nasional. Melalui Pelangi di Mars, pihaknya ingin menghadirkan alternatif tontonan sekaligus memperkuat ekosistem film keluarga di Indonesia.
“Film anak masih sangat kurang. Kami ingin menghadirkan ruang bagi anak-anak di layar lebar dengan cerita yang membangun imajinasi,” ujarnya.
Melalui rangkaian roadshow ini, Mahakarya Pictures berharap Pelangi di Mars tidak hanya menjadi tontonan keluarga selama Lebaran, tetapi juga menjadi langkah awal dalam mendorong perkembangan film anak dan industri kreatif nasional yang lebih beragam. (made).


