“اثْبُتُوا… ارْجِعُوا صَفًّا صَفًّا وَاضْرِبُوا”
= “Bertahan… Mundur baris per baris dan terus pukul!”
Musuh ngira kalah → Mereka maju ceroboh → Kena serangan balik
Bukan lari. Tapi mundur teratur sambil tetap waspada musuh lengah serang balik.
SIAPA PUNYA STRATEGI ITU ?
Khalid bin Al-Walid bin Al-Mughirah Al-Makhzumi Al-Qurasyi
1. Sebelum Islam: Jagoan Quraisy
Awalnya Khalid jagoan perang Quraisy.
Muka yang paling ditakuti Muslimin di Perang Uhud.
Beliaulah yang muter dari belakang bukit pas pemanah turun, lalu membalikkan keadaan.
Tapi hatinya Allah buka. Dia sadar: “Aku selalu lawan kebenaran”.
2. Masuk Islam: Tahun 8 Hijriah
Bersama ‘Amr bin Ash dan Utsman bin Thalhah, beliau datang ke Madinah.
Nabi ﷺ langsung sambut: “Mekkah telah melemparkan inti-intinya kepadamu”
Artinya: orang-orang terbaik Quraisy sudah datang.
3. Prestasi Militernya – Tak Terkalahkan
Selama jadi panglima, beliau ikut 100+ peperangan dan TIDAK PERNAH KALAH.
3 Pertempuran Legendaris:
1. Mu’tah 8H
3000 Muslim vs 200.000 Romawi. 3 panglima syahid. Khalid ambil alih bendera.
Dalam 1 hari pedangnya patah 9x. Akhirnya beliau “mundur taktis” dan menyelamatkan seluruh pasukan.
Sejak itu Nabi ﷺ juluki Saifullah.
2. Penaklukan Mekkah & Perang Riddah 11-12H
Abu Bakar angkat beliau jadi panglima untuk lawan nabi-nabi palsu: Musailamah Al-Kazzab, Thulaihah.
Di Yamamah beliau menang telak.
3. Penaklukan Persia & Romawi 12-15H
4 bulan taklukkan Irak dari Persia.
Lalu pindah ke Syam, taklukkan Romawi di Yarmuk. 36.000 Muslim vs 200.000 Romawi. Menang lagi.
Strategi “khalid” pakai pasukan cadangan, serangan malam, manuver cepat. Sampai sekarang dipelajari di akademi militer.
Sifat & Hikmah dari Hidupnya
“Jenderal yang tawadhu”
Pas lagi puncak-puncaknya menang, Umar bin Khattab copot beliau dari jabatan panglima. Alasannya: takut orang fitnah “kemenangan karena Khalid”.
Khalid jawab: “Sami’na wa atho’na”. Langsung nurut jadi prajurit biasa. Nggak ngeluh.
“Cinta syahid”
Di akhir hayatnya nanti beliau ingin mati syahid di medan perang.
Beliau keras di perang karena membela agama. Tapi setelah Islam menang, beliau paling depan menjaga.
Tobat & Perubahan
“رب معصية اورثت ذلا وانكسارا… خير من طاعة اورثت عزا واستكبارا”
“Bisa jadi satu maksiat mewariskan hina dan patah… lebih baik dari satu ketaatan yang mewariskan bangga dan sombong”
Dulu dia musuh Islam. Tapi saat hidayah datang, dia jadi tiang Islam. Jangan vonis orang dari masa lalunya.
Kepemimpinannya
“نحن قوم لا ننتصر بالعدة ولا بالعديد… ولكن ننتصر بقلة ذنوبنا وكثرة ذنوب عدونا”
“Kami kaum yang tidak menang karena perlengkapan atau jumlah… tapi kami menang karena sedikit dosa kami dan banyaknya dosa musuh kami”
Kemenangan bukan soal senjata paling canggih. Tapi soal siapa paling dekat dengan Allah.
PENGAKUAN DARI NABI ﷺ*
Setelah Perang Mu’tah, Nabi ﷺ mengumpulkan para sahabat lalu bersabda:
“اخذ الراية سيف من سيوف الله… ففتح الله عليه”
“Yang mengambil bendera adalah salah satu pedang dari pedang-pedang Allah… maka Allah berikan kemenangan melaluinya”
[HR. Bukhari 4264]
Sejak hari itu gelarnya resmi :
سيف الله المسلول
= Pedang Allah yang Terhunus
Akhir Hayat
Saat mau wafat di ranjang, dia nangis:
“لقد شهدت مائة زحف او زهاءها… وما في جسدي موضع الا وفيه ضربة بسيف او طعنة برمح… وها انا اموت على فراشي حتف انفي كما يموت البعير”
“Sungguh aku telah ikut 100 peperangan lebih… tidak ada sejengkal di badanku kecuali ada bekas tebasan pedang atau tusukan tombak… dan sekarang aku mati di atas ranjang seperti matinya unta”
* Pejuang sejati sedih bukan karena mati… tapi karena mati tidak di medan jihad.
Wafat
Wafat tahun 21H di Homs, Syam. Di atas kasur.
Meninggalkan warisan: 18 penaklukan besar, 0 kekalahan.
“كن كخالد… ان اخطأت فارجع… وان وقعت فانهض… وان حاربت فقاتل لله”
“Jadilah seperti Khalid… jika salah maka kembali… jika jatuh maka bangkit… jika berperang maka berperanglah karena Allah”
Kalimat Hikmah dari Khalid bin Walid
“Aku tidak pernah takut musuh sebanyak apapun. Yang aku takut hanya 1: Allah murka kepadaku”
“Kemenangan bukan karena pedang. Kemenangan karena yang menghunuskan pedang itu ta’at kepada Allah”
Beliau bukti: Orang yang dulu paling keras lawan Islam, bisa jadi orang yang paling depan membela Islam. Karena hidayah bisa membalikkan segalanya.
Bagikan motivasi diatas biar makin banyak yang tau
من دل على خير فله مثل اجر فاعله
( Imam Muslim no. 1893 )
@abrom429
Selamat beraktifitas tetap semangat
Semoga sukses dan sehat selalu.
Dimudahkan rizkimu dan Alloh meridloi amal sholehmu
Aaamiin
(gwa-swhs-ayat).


