Daging, daging apa yang paling banyak peminatnya dan tak pernah orang bosan memakannya?
Daging bangkai saudaranya sendiri!
Padahal daging ini adalah daging bangkai.
Ghibah diperumpamakan dalam Al-Quran dengan “memakan daging mayat saudara sendiri”.
Allah berfirman,
“Dan janganlah sebagian kalian mengghibahi sebagian yang lain. Sukakah salah seorang dari kalian memakan daging bangkai saudaranya yang telah mati, pasti kalian membencinya”
(QS.Al Hujurat :12)
Harusnya seseorang sangat benci makan mayat (bahkan jijik), seharusnya ini juga yang ia rasakan ketika melakukan ghibah.
Syaikh Abdurrahman As-Sa’diy menjelaskan,
“Diserupakan dengan memakan daging mayat saudara karena hal ini dibenci oleh jiwa, (sangat benci) dengan melakukan ghibah.”
(Tafsir As-Sa’diy)
Namun justru daging bangkai ini lebih diminati daripada daging segar lainnya
Dari mulai orang-orang yang berbelanja di pasar,
ibu-ibu arisan sampai ke pengajian,
anak-anak muda yang nongkrong di kafe,
penggiat sosial media, dan
acara televisi.
Semua suka daging bangkai ini.
Bahkan mungkin termasuk diri kita sendiri!!
Mungkin masih merasa sulit
untuk menjauh dari nikmatnya bangkai saudara-saudara kita, tapi bukan berarti tidak mungkin
Berhati-hatilah
Karena boleh jadi
Setitik ghibah yang kita sebar
Dibumbui fitnah oleh mereka yang mendengar
Makin banyak yang tersebar makin terbakar amalan kita, hangus oleh api ghibah bagai kayu dibakar api
Ini pengingat diri bukan untuk menghakimi tapi untuk mencari solusi bagaimana memperbaiki diri
Kelak diri ini akan jadi saksi di hadapan Ilahi tentang siapa yang disakiti karena lisan tak hati-hati
Bisa jadi banyak yang mampu menahan diri untuk tidak makan dan tidak minum selama berpuasa, akan tetapi terkadang mereka tidak bisa menahan diri untuk “tidak makan daging saudaranya sendiri”
Maksudnya adalah melakukan ghibah, sibuk bergosip dan membicarakan aib orang lain.
Barokallahu fiikum..
#Storimuslimah
(gwa-saudara-muslim-2).


