SURABAYA-kanalsembilan.com (9 November 2025)
Suasana pagi di Pantai Kenjeran berubah menjadi lautan semangat dan kebersamaan. Ratusan peserta — mulai dari murid-murid SD, SMP, SMA bersama relawan Tunas Hijau, hingga tim Waringin Hospitality Hotel Group — bergotong royong membersihkan garis pantai .
Kegiatan ini bukan hanya sekadar aksi bersih-bersih, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat pesisir. Di tengah keceriaan anak-anak yang memungut sampah plastik dan belajar memilah jenis limbah.
Waringin Hospitality juga mengadakan pembagian paket sembako kepada para nelayan sekitar Pantai Kenjeran — sebagai wujud apresiasi dan dukungan bagi para penjaga laut yang setiap hari menggantungkan hidup pada kebersihan dan keberlanjutan ekosistem laut.
“Kami percaya, menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan sendirian. Butuh sinergi antara perusahaan, komunitas, dan masyarakat lokal. Hari ini kami ingin hadir bukan hanya membawa semangat kebersihan, tapi juga harapan bagi para nelayan yang menjadi garda terdepan penjaga ekosistem laut,” ujar Haidar Anash Rullah perwakilan Waringin Hospitality Hotel Group.
Bersama Organisasi Tunas Hijau, kegiatan ini juga menghadirkan sesi edukatif yang menyenangkan bagi anak-anak sekolah. Mereka belajar tentang pentingnya menjaga pantai dari sampah plastik, dampaknya terhadap biota laut, dan bagaimana langkah kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan bisa berarti besar bagi bumi.
Tawa anak-anak terdengar di antara debur ombak ketika mereka menemukan “harta karun” berupa botol plastik, tas plastik, dan sedotan bekas — semua dikumpulkan. Sementara di sisi lain, beberapa nelayan juga menerima bantuan sembako.
“Kami sangat senang atas kepeduliannya, Kondisi Pantai Kenjeran sendiri sekarang sudah jauh lebih baik kebersihannya. Kami berharap pantai ini tetap bersih, supaya laut juga tetap memberi rezeki bagi kami. ” tutur Bapak Hubbi salah satu nelayan yang sudah 20 tahun berjuang mencari nafkah di Pantai Kenjeran.
Melalui kegiatan ini, Waringin Hospitality ingin berkontribusi secaera aktif pada pelestarian lingkungan dan kesejahteraan sosial. Dengan semangat kolaborasi, edukasi, dan kepedulian, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa mencintai bumi bisa dimulai dari langkah sederhana: memungut sampah, menolong sesama, dan menebar senyum untuk kehidupan yang lebih baik. (za).


