Google search engine
HomeEkbisBI Jatim Apresiasi 200 Responden, Dorong Pelaku Usaha Manfaatkan Transaksi Mata Uang...

BI Jatim Apresiasi 200 Responden, Dorong Pelaku Usaha Manfaatkan Transaksi Mata Uang Lokal

SURABAYA-kanalsembilan.com (5 September 2026)

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur menggelar Temu Responden dan Sosialisasi Local Currency Transaction (LCT) di Surabaya. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 responden dari berbagai sektor usaha.

Selain menjadi bentuk apresiasi kepada responden, kegiatan ini dimanfaatkan BI Jatim untuk memperkuat pemahaman dunia usaha mengenai penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan dan investasi internasional.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur Ibrahim mengatakan, responden memiliki peran penting dalam membantu Bank Indonesia memahami perkembangan ekonomi di Jawa Timur. Data dan informasi yang diperoleh dari sektor riil menjadi salah satu bahan dalam melakukan asesmen dan merumuskan kebijakan.

“Bagi Bank Indonesia, responden bukan sekadar sumber data. Responden adalah strategic partner yang membantu memahami perekonomian Jawa Timur,” kata Ibrahim.

Menurutnya, BI Jawa Timur saat ini melakukan 11 jenis survei untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi sektor riil. Data tersebut dilengkapi dengan hasil kontak liaison dengan pelaku usaha sehingga memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai dinamika perekonomian daerah.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak sebagai keynote speaker. Emil menilai ketersediaan data lapangan yang lengkap sangat penting dalam pembahasan kebijakan ekonomi.

“Data dari lapangan yang lengkap menjadi basis dalam diskusi kebijakan yang kami lakukan bersama Bank Indonesia,” ujar Emil.

Ia menjelaskan, data realisasi dari berbagai lembaga yang diperkuat dengan hasil survei dan liaison dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi perekonomian Jawa Timur. Dengan demikian, asesmen yang dihasilkan dapat menjadi lebih komprehensif dan mendukung rekomendasi kebijakan yang berkualitas.

Dorong Transaksi dengan Mata Uang Lokal
Selain temu responden, BI Jatim juga memberikan sosialisasi mengenai Local Currency Transaction atau LCT. Skema ini mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan dan investasi antarnegara.

Pemanfaatan LCT dinilai dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap mata uang tertentu dalam transaksi internasional. Bagi dunia usaha, skema tersebut juga dapat menjadi salah satu alternatif untuk memitigasi risiko nilai tukar.

Sosialisasi LCT dikemas dalam format talk show dengan menghadirkan Chief Economist Bank Permata Josua Pardede, Deputi Direktur Departemen Internasional Bank Indonesia Elyana K. Widyasari, serta Kepala Bidang Kantor Wilayah Bea Cukai Jatim I Bagus Sulistijono.

Pembahasan mencakup tantangan dan peluang perekonomian serta upaya memitigasi risiko transaksi internasional. Pelaku usaha juga memperoleh informasi mengenai teknis pemanfaatan LCT melalui bank Appointed Cross Currency Dealer (ACCD), termasuk dukungan kepabeanan dalam aktivitas perdagangan internasional.

Saat ini, kerja sama LCT Indonesia telah mencakup enam negara, yakni Malaysia, Thailand, Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.

Untuk memperluas akses informasi bagi pelaku usaha, BI Jatim turut menghadirkan Banking Consultation Desk yang melibatkan sejumlah bank ACCD. Fasilitas ini dimanfaatkan oleh pelaku usaha, termasuk eksportir dan importir, untuk berkonsultasi mengenai penggunaan mata uang lokal serta layanan perbankan yang mendukung transaksi perdagangan internasional.

Melalui kegiatan tersebut, BI Jatim berharap hubungan dengan responden dan pelaku usaha semakin kuat. Di sisi lain, pemanfaatan LCT diharapkan terus berkembang sehingga dapat memberikan alternatif transaksi yang lebih efisien sekaligus mendukung ketahanan ekonomi dan stabilitas keuangan nasional. (za).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments