لا تصدق كلامه، إنه حب كاذب
Jangan percaya omongannya, itu cinta palsu
Cinta palsu = cinta yang nggak tulus / cinta bohongan
Cuma di omongan
Kata-katanya manis, tapi tindakannya nol. Nggak ada bukti, nggak ada komitmen, nggak ada tanggung jawab.
Ciri-ciri cinta palsu:
– Nggak jujur → Banyak bohong,
– Nggak konsisten → Hari ini “aku cinta”, besok cuek
– Nggak mau berjuang → Maunya enaknya, pas susah ngilang
“Cinta Nabi adalah cinta syariatnya, perjuangannya, dan dakwahnya.”
Banyak orang bilang “aku cinta Nabi ﷺ”.
Tentu cinta juga ke3 hal ini:
1- Cinta Syariatnya
Cinta Nabi bukan cuma baca shalawat di mulut. Tapi saat adzan berkumandang kita ke masjid. Saat ada perintah Allah kita taat, saat ada larangan kita tinggalkan.
Karena syariat itu warisan Nabi. Menolak syariat = menolak jalan beliau.
2- Cinta Perjuangannya
Nabi ﷺ dilempar, dicaci, diusir, lapar, kehilangan orang tercinta… semua demi Islam tetap sampai ke kita.
Cinta perjuangan = kita juga siap capek, rugi, dikritik demi membela kebenaran. Bukan Islam yang ikut tren, tapi kita yang ikut Islam.
3- Cinta Dakwahnya
Hidup Nabi setelah terima Wahyu 23 tahun isinya cuma satu: nyelametin manusia dari neraka ke surga.
Cinta dakwah = kita juga peduli sama orang lain. Ngajak shalat, ngajak hijrah, ngingetin dengan hikmah. Nggak diem liat kemungkaran.
Jadi kalau cinta tapi nggak ikut jalannya, itu namanya cinta palsu.
Bukti cinta = Ittiba’/mengikuti
قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ
“Katakanlah: Jika kamu mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu”
QS. Ali Imran: 31
→ Ulama bilang: ayat ini namanya “Ayat Ujian Cinta”. Mau tau cinta beneran apa nggak? Liat ittiba’nya.
Perintah berpegang teguh pada sunnah
عَلَيْكُم بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّينَ
“Wajib atas kalian berpegang pada sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin yang mendapat petunjuk”
HR. Abu Dawud 4607, Tirmidzi 2676 – Hasan Shahih
Dakwah adalah tugas umat Nabi
كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ
“Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar”
QS. Ali Imran: 110
Beratnya perjuangan Nabi
لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
“Sungguh telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri. Berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan kamu, dan amat belas kasihan lagi penyayang kepada orang-orang mukmin”
QS. At-Taubah: 128
KESIMPULANNYA
Shalawat 1000x bagus berpahala. Tapi lebih bagus lagi kalau dibarengi 1 sunnah atau lebih kita hidupkan.
Nangis bahagia bangga saat Maulid bagus. Tapi lebih bagus lagi kalau akhlak kita diusahakan mirip Nabi tiap hari.
3 poin kuncinya:
1. Syariatnya → Taat perintah, tinggal larangan
2. Perjuangannya → Sabar & siap berkorban untuk kebenaran
3. Dakwahnya → Ngajak orang ke jalan Allah dengan hikmah
Karena cinta sejati itu: mengikuti, membela, dan melanjutkan.
Bagikan motivasi diatas biar makin banyak yang tau
من دل على خير فله مثل اجر فاعله
( Imam Muslim no. 1893 )
@abrom429
Selamat beraktifitas tetap semangat
Semoga sukses dan sehat selalu.
Dimudahkan rizkimu dan Alloh meridloi amal sholehmu
Aaamiin ..🤲
(gwa-saudara-muslim).


