*اَللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِي فِيْهِ بِالشُّكْرِ وَالْقَبُولِ عَلَى مَا تَرْضَاهُ وَيَرْضَاهُ الرَّسُوْلُ، مُحْكَمَةً فُرُوْعُهُ بِالْأُصُوْلِ، بِحَقِّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ الطَّاهِرِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ*
Latin:
Allāhumma-j‘al ṣiyāmī fīhi bisy-syukri wal-qabūli ‘alā mā tarḍāhu wa yarḍāhur-rasūl, muḥkamatan furū‘uhū bil-uṣūl, biḥaqqi sayyidinā Muḥammadin wa ālihit-ṭāhirīn, wal-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn.
Artinya:
“Ya Allah, jadikan puasaku pada hari ini disertai rasa syukur dan diterima, sesuai dengan keridhaan-Mu dan keridhaan Rasul-Mu, kokoh cabang-cabangnya karena pondasinya, demi hak Nabi Muhammad SAW dan keluarganya yang suci. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.”
Makna Doa:
1. Memohon agar puasa diterima dengan penuh syukur dan keridhaan Allah serta Rasul-Nya.
2. Meminta kekokohan iman (cabang yang kuat karena pondasi yang benar).
3. Bertawassul dengan kemuliaan Nabi Muhammad ﷺ dan Ahlul Bait.
4. Penutup dengan pujian kepada Allah sebagai Rabb semesta alam.
Doa ini sangat indah karena menggabungkan permohonan penerimaan amal, keteguhan iman, dan pengakuan atas kemuliaan Nabi Muhammad ﷺ beserta keluarganya.
– Semoga Allah menerima puasa, doa, dan segala amal ibadah kita di bulan Ramadan.
Mari tutup Ramadhan dengan:
– Membayar zakat fitrah sebelum salat Id.
– Memperbanyak istighfar dan doa.
– Menyambung silaturahmi untuk kebahagiaan sejati.
– Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn.
(gwa-dkbl).


