Allahumma aktsir maali wa waladi
(اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالِي وَوَلَدِي)
adalah penggalan doa untuk memohon kelimpahan harta dan keturunan yang penuh keberkahan.
Doa ini bersumber dari doa Rasulullah ﷺ untuk sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, yang kemudian membuat Anas menjadi salah satu sahabat dengan harta dan keturunan terbanyak di zamannya.
Bacaan Lengkap dan Artinya.
Dalam riwayat yang lebih lengkap, doa ini mencakup permohonan keberkahan, panjang umur, dan ampunan:
Teks Arab:
اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالِي وَوَلَدِي ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَنِي ، وَأَطِلْ حَيَاتِي عَلَى طَاعَتِكَ ، وَأَحْسِنْ عَمَلِي ، وَاغْفِرْ لِي
Transliterasi:
Allahumma aktsir maali wa waladi, wa baarik lii fiimaa a’thaitani, wa athil hayaatii ‘ala tho’atika, wa ahsin ‘amalii, wagh-fir lii.
Artinya:
“Ya Allah, perbanyaklah hartaku dan anakku, serta berkahilah apa yang Engkau karuniakan kepadaku. Panjangkanlah umurku dalam ketaatan kepada-Mu, baguskanlah amalku, dan ampunilah dosa-dosaku.”
Manfaat Mengamalkan Doa Ini.
Berdasarkan penjelasan para ulama dan sumber Islam seperti Rumaysho dan Dompet Dhuafa, doa ini sangat baik diamalkan karena:
1. Keberkahan Harta:
Memohon agar harta yang dimiliki tidak hanya banyak, tapi juga bermanfaat dan membawa ketenangan.
2. Keturunan yang Saleh:
Meminta agar anak cucu menjadi keturunan yang diberkahi dan taat kepada Allah.
3. Kualitas Hidup:
Permohonan panjang umur dibarengi dengan ketaatan agar hidup tidak sia-sia.
4. Jaminan Akhirat:
Ditutup dengan permohonan ampunan (maghfirah) sebagai bekal kembali kepada-Nya.
Doa ini bisa dibaca kapan saja, terutama di waktu-waktu mustajab seperti setelah shalat fardu atau saat sujud.
Apakah kamu ingin tahu lebih lanjut mengenai waktu-waktu paling mustajab untuk memanjatkan doa ini?
(dwan-dakwah-jatim).


