SURABAYA-kanalsembilan.com
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Dr. Ir. Zukipli mengatakan, perekonomian Jatim sudah mulai membaik. Ini bisa dilihatĀ dari pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
Perekonomian Jawa Timur tumbuh Triwulan I-2025 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp819,30 triliun, sedangkan PDRB atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp494,19 triliun.
Ekonomi Jawa Timur Triwulan I-2025 terhadap Triwulan IV-2024 mengalami pertumbuhan sebesar 1,14 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang tumbuh sebesar 14,17 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Ekspor Barang dan Jasa yang tumbuh sebesar 2,18 persen.
Ekonomi Jawa Timur Triwulan I-2025 terhadap Triwulan I-2024 meningkat sebesar 5,00 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Pengadaan Listrik dan Gas yang tumbuh sebesar 10,40 persen.
Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) yang tumbuh sebesar 6,53 persen.
Secara struktur, lapangan usaha Industri Pengolahan mendominasi struktur ekonomi Jawa Timur pada Triwulan I-2024 dengan kontribusi sebesar 31,42 persen, sedangkan dari sisi pengeluaran didominasi oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) dengan kontribusi sebesar 60,94 persen.
“Konsumsi rumah tangga tumbuh dengan siknifikan, dan ini sangat menopang pertumbuhan ekonomi Jatim,” jelas Zulkipli. (za).


