SURABAYA-kanalsembilan.com (10 Mei 2025)
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) periode 2025-2030. Pengukuhan dilakukan dalam Sidang Pleno IV Munas VII APEKSI 2025 di Grand City Convention Hall, Surabaya. Pemilihan dilakukan melalui musyawarah mufakat bersama Komisariat Wilayah (Komwil) dan 98 anggota APEKSI se-Indonesia.
Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Komjen Pol. Tomsi Tohir Balaw, memberikan selamat dan menyampaikan dukungan penuh Kemendagri terhadap kepemimpinan Eri Cahyadi. Tomsi berharap APEKSI dapat menjadi wadah inovasi bagi kota-kota di Indonesia, dengan pengembangan program-program yang sukses di satu daerah dapat diadopsi oleh daerah lain. Ia mencontohkan program inovatif Kota Gorontalo dalam mengurangi stunting dengan memberikan telur rebus kepada ibu hamil dan anak kurang gizi.
Eri Cahyadi, dalam pidato sambutannya, menekankan pentingnya sinergi antar kota dalam mendukung visi-misi Presiden Prabowo Subianto. Ia mengajak seluruh wali kota untuk menyelaraskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Sebagai contoh, Eri menyorot program Indonesia Bebas Sampah 2029. Ia mendorong setiap kota untuk memiliki tempat pemilahan sampah mandiri dan menekankan pentingnya pemilahan sampah dari rumah tangga. Ia juga menyebutkan dukungan pemerintah pusat berupa alat pengolahan sampah bagi kota-kota dengan produksi sampah lebih dari 1000 ton per hari.
Lebih lanjut, Eri menekankan pentingnya sistem satu data terintegrasi dengan pemerintah pusat. Data by name by address akan memungkinkan intervensi yang tepat sasaran terhadap masalah kemiskinan dan stunting. Ia menjelaskan bahwa kerja sama dengan Kemendagri dan Badan Pusat Statistik (BPS) telah menghasilkan data yang lebih akurat untuk intervensi tersebut.
Eri Cahyadi menutup sambutannya dengan menegaskan komitmennya untuk menjadikan APEKSI sebagai wadah kolaborasi dan inovasi, sehingga setiap kota di Indonesia dapat berkontribusi dalam mewujudkan visi misi Presiden.


