Panjang Umur, Baik Amalnya Atau Umur Pendek Yang Diberkahi.
يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ خَيْرُ النَّاسِ قَالَ : مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ
“Wahai Rasulullah, siapakah sebaik-baik manusia ?” Beliau menjawab: “Orang yang panjang umurnya dan baik amalannya.” (HR: Tirmidzi)
Salah satu tanda orang terbaik adalah apabila seseorang dianugerahi umur panjang dan hidupnya penuh dengan amal-amal kebaikan. Tetapi ini tidak berlaku untuk mereka yang umurnya panjang, namun amal-amal kebaikannya amat sedikit, bahkan mereka digolongkan sebagai orang-orang yang merugi.
Pertanyaan yang muncul kemudian adalah bagaimana dengan mereka yang berumur pendek ?
Apakah mereka dengan sendirinya tidak termasuk orang-orang terbaik ?
Bahwa sebaik-baik umur ialah yang diberkahi Allah subhanu wata’la, yang diberi-Nya bimbingan untuk melakukan berbagai kesalehan dan kebajikan.
Jadi kebaikan seseorang sebetulnya tidak semata-mata bergantung pada umurnya yang panjang, tetapi lebih pada seberapa banyak amal kebaikan yang dilakukannya semasa hidupnya..
وَخَيْرُ الْعُمُرِ: بَرَكَتُهُ، وَالتَّوْفيْقُ فِيْهِ لِلْأَعْمَالِ الصَّالِحَةِ، وَالْخَيْرَاتِ الْخَاصَّةِ وَالْعَامَّةِ
“Sebaik-baik umur ialah yang diberkati Allah subhanu wata’la, yang diberi-Nya taufiq untuk mengerjakan amalan saleh dan kebajikan-kebajikan lain baik yang khusus maupun yang umum.”
📚 Sayyid Abdullah bin Alawi Al-Haddad : Sabilul Iddikar wal I’tibar bima Yamurru bil Insnn wa Yanqadli Lahu minal A’mar.
Oleh karena itu, tidak menutup kemungkinan, seseorang berumur pendek tetapi karena amal kebaikannya sangat banyak, bisa sama atau bahkan melebihi mereka yang berumur panjang. Orang-orang seperti ini termasuk orang-orang terbaik karena mampu memanfaatkan umurnya yang pendek untuk berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya. Inilah umur yang penuh dengan berkah dari Allah subhanahu wa ta’ala.
Contoh orang yang diberkahi umurnya adalah Abu Abdillah Muhammad ibn Idris Asy-Syafi’i, atau yang lebih dikenal dengan nama Imam Syafií.
Beliau wafat dalam usia 53 tahun. Meski usia beliau tidak panjang, namun beliau semasa hidupnya mampu menghasilkan banyak kebaikan seperti karya-karya yang sangat penting bagi kaum Muslimin.
Contoh lain adalah Abu Zakaria Muhyuddin bin Syaraf an-Nawawi ad-Dimasyqi, atau yang terkenal sebagai Imam Nawawi beliau wafat saat masih berumur 45 tahun, tetapi karya²nya dan keteladannya masih bisa dirasakan sampai hari oleh kaum muslimin seluruh dunia..
Mereka itulah orang-orang yang terbaik, karena diberkahi umurnya untuk terus beramal kebaikan dan berkarya yang pasti pahalanya mengalir terus…
Semoga kita semua tergolong orang yang diberi keberkahan umur..
Aamiin…
Semoga bermanfaat
(gwa-saudara-muslim-2).


