JAKARTA-kanalsembilan.com (9 Juli 2025)
PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih Anugerah Utama Sektor Infrastruktur dalam ajang IDX Channel Anugerah ESG 2025.
Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Jasa Marga dalam mengimplementasikan program Pengelolaan Sampah Terpadu di Rest Area, yang sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dan transisi menuju ekonomi hijau.
Ajang yang mengusung tema “Navigating ESG in Global Economy Uncertainty” ini digelar pada Kamis, 4 Juli 2025 di Jakarta. Acara tersebut menjadi wadah apresiasi bagi perusahaan-perusahaan yang tetap konsisten menjalankan praktik ESG, meski di tengah tantangan global seperti disrupsi digital dan dinamika geopolitik.
Plt. Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), Tri Wahyu Subekti, hadir mewakili manajemen Jasa Marga untuk menerima langsung penghargaan tersebut. Dalam keterangannya, Tri menegaskan bahwa pengelolaan sampah terpadu bukan sekadar proyek sesaat, melainkan bagian dari roadmap transformasi berkelanjutan perusahaan.
“Beberapa rest area di ruas tol Jasa Marga Group kini telah dilengkapi dengan mesin pencacah sampah organik serta sistem pemilahan sampah terpilah yang mendukung proses daur ulang secara efisien,” ujar Tri.
Jasa Marga juga aktif berkolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk memastikan pelaksanaan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) berjalan menyeluruh—mulai dari edukasi pengguna jalan hingga optimalisasi rantai pasok daur ulang.
Program ini terbukti mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek konsumsi dan produksi berkelanjutan serta aksi penanganan perubahan iklim. Keberhasilan ini mendorong perusahaan untuk mengembangkan inisiatif serupa di rest area lainnya, termasuk penyusunan modul pelatihan ESG bagi seluruh jajaran manajemen dan staf operasional.
Penghargaan ini tidak hanya memperkuat posisi Jasa Marga sebagai pemimpin industri jalan tol, tetapi juga menunjukkan bahwa inovasi hijau dapat diterapkan secara nyata dalam operasional bisnis. Ke depan, Jasa Marga menargetkan diri sebagai pionir penerapan ESG di sektor jalan tol nasional dan model kolaborasi strategis antara BUMN, pemerintah, dan sektor swasta. (za).


