SURABAYA-kanalsembilan.com (7 Agusustus 2026)
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengajak mahasiswa baru Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjadi pejuang kedaulatan teknologi Indonesia yang mampu menghadirkan inovasi untuk kemajuan bangsa.
Pesan tersebut disampaikan Emil saat memberikan pembekalan kepada ribuan mahasiswa baru dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di GOR Pertamina ITS, Surabaya.
Menurut Emil, memasuki dunia perguruan tinggi bukan sekadar memulai perjalanan akademik, tetapi juga menjadi awal pengabdian untuk membangun masa depan Indonesia melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Mahasiswa baru ITS bukan hanya calon insinyur, ilmuwan, atau profesional. Kalian adalah pejuang kedaulatan teknologi Indonesia. Di tangan kalian, masa depan inovasi bangsa ditentukan, sehingga Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pencipta teknologi,” tegasnya.
Emil menilai, di tengah pesatnya perkembangan teknologi global, Indonesia membutuhkan generasi muda yang mampu berpikir kritis, adaptif, kreatif, dan menghasilkan inovasi yang mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat.
Ia menyebut ITS telah membuktikan kiprahnya sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia yang konsisten melahirkan berbagai inovasi, mulai dari teknologi maritim, energi, transportasi, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga transformasi digital. Tradisi inovasi tersebut, kata Emil, harus terus dilanjutkan oleh para mahasiswa baru.
Menurutnya, kedaulatan teknologi tidak hanya diukur dari kemampuan menciptakan produk inovatif, tetapi juga dari keberanian membangun kemandirian bangsa melalui riset, kolaborasi, serta hilirisasi hasil penelitian agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu menguasai teknologi dan memanfaatkannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, jadikan masa kuliah sebagai kesempatan untuk terus belajar, berkolaborasi, dan menghasilkan karya yang berdampak,” ujarnya.
Selain menekankan pentingnya kompetensi akademik, Emil juga mengingatkan mahasiswa agar membangun karakter, integritas, jiwa kepemimpinan, dan semangat gotong royong. Menurutnya, kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan nilai-nilai kemanusiaan sehingga setiap inovasi yang dihasilkan mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Menutup pembekalannya, Emil mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa baru ITS dan mengajak mereka memanfaatkan setiap kesempatan selama masa perkuliahan untuk mengembangkan potensi diri.
“Selamat datang di ITS. Jadilah generasi yang berani bermimpi besar, berkarya tanpa batas, dan menjadi pejuang kedaulatan teknologi yang membawa Indonesia semakin maju, mandiri, dan disegani di dunia,” pungkasnya. (za).


