Google search engine
HomeEkbisPerkuat Sinergi Pembangunan, Pemkab Tuban Kunjungi Pabrik PT Solusi Bangun Indonesia

Perkuat Sinergi Pembangunan, Pemkab Tuban Kunjungi Pabrik PT Solusi Bangun Indonesia

TUBAN-kanalsembilan.comĀ  (7 Agustus 2025)

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), anak usaha dari SIG, menerima kunjungan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tuban bersama para pelaku usaha jasa konstruksi pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Kunjungan ini dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Tuban, Drs. Agus Wijaya, M.AP, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan sektor industri.

General Manager Pabrik Tuban, Priyatno, menyambut hangat rombongan dan menegaskan bahwa kunjungan ini mencerminkan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pembangunan daerah.

ā€œSebagai bagian dari industri strategis, Solusi Bangun Indonesia berkomitmen menyediakan bahan bangunan yang inovatif, berkualitas, dan ramah lingkungan guna mendukung pembangunan berkelanjutan serta pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tuban dan Jawa Timur,ā€ jelas Priyatno.

Kegiatan ini sejalan dengan fokus Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tuban 2025–2030 yang menitikberatkan pada kesejahteraan masyarakat berkelanjutan dan pembangunan infrastruktur yang berwawasan lingkungan.

Dalam sambutannya, Drs. Agus Wijaya, M.AP mengapresiasi kontribusi SBI dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk pengembangan UMKM dan pemberdayaan masyarakat.

ā€œSolusi Bangun Indonesia tidak hanya membangun secara fisik, tapi juga mendorong pemberdayaan. Salah satunya melalui program pertanian terintegrasi seperti budidaya melon di lahan kering. Inovasi ini harus terus dikembangkan agar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,ā€ ujar Agus Wijaya.

Setelah sesi pemaparan, rombongan melanjutkan kegiatan dengan meninjau langsung proses produksi di area pabrik. Para peserta diperkenalkan pada teknologi produksi semen ramah lingkungan milik SBI, termasuk produk Dynamix yang memiliki emisi karbon 32% lebih rendah dibandingkan semen konvensional.

ā€œIni merupakan momen penting untuk menunjukkan bagaimana prinsip keberlanjutan kami terapkan dalam proses produksi. Harapannya, kolaborasi seperti ini dapat terus diperkuat untuk mendorong ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,ā€ tutup Priyatno. (za).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments