SURABAYA-kanalsembilan.com (17 Desember 2025)
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Surabaya berkolaborasi dengan Disbudpar Surabaya mempertemukan antara penjual dan pembeli.
PHRI yang mengundang pembeli dari Hotel, Restoran dan Cafe (Horeca), sedang kan pemkot Surabaya, sedangkan Pemkot Surabaya yang mendatangkan UMKM binaannya. Mereka mengadakan pameran di gedung Balai Pemuda dan mengikuti work shop yang diadakan oleh PHRI Surabaya.
Ketua PGRI Surabaya, Firman S Permana mengatakan acara tebu bisnis antara UMKM dan pembeli ini merupakan kali pertama diadakan oleh Pemkot. Selama UMKM hanya ikut pameran, dan Pemkot tidak mendatangkan pembeli.
“Melalui acara ini, PHRI mengajak anggotanya untuk datang ke lokasi pameran, bertemu langsung dengan penjual,” kata Firman.
Yang kendala adalah UMKM tidak konsisten dalam memenuhi kualitas produk. Padahal kalau mau kerjasama dengan lain, bisa menjaga mutu produk, dan bisa memenuhi jumlah yang diminta pembeli.
Menurut Firman sekitar 30 persen hotel di Surabaya telah kerjasama dengan UMKM. Pasar masih cukup luas bagi UMKM, asalkan UMKM bisa menjaga kualitas produknya. Untuk memenuhi jumlah barang sesuai permintaan, UMKM hendaknya bisa bekerjasama dengan sesama UMKM. (za).
Yaitu antara Usaha Mikro Menengah Kecil (UMKM)


