MOJOKERTO-kanalsembilan.com (27/8/2025)
Tiga Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Mojokerto mendapat sentuhan kepedulian dari Pondok Pesantren eLKISI Pungging. Bersama jajaran TNI, Ponpes eLKISI melaksanakan program bedah rumah sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat sekitar.
“Program bedah rumah yang dilakukan eLKISI bersama TNI ini merupakan bukti bahwa keberadaan pesantren harus memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat,” ujar KH Fathur Rohman, Pengasuh Ponpes eLKISI, Selasa (26/8/2025).
Rumah yang dibedah masing-masing milik Eko di Dusun Ngepung, Desa Curahmojo; Sundoko di Desa Kemuning, Mojorejo; serta Sumtiaya di Dusun Karang Wunut, Mojorejo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.
KH Fathur menambahkan, program ini melibatkan ustaz, santri, warga sekitar, dan jajaran TNI. “Seluruh potensi harus bergerak dan bersinergi demi kemaslahatan umat dan bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Eko, salah satu penerima bantuan, mengaku tak menyangka rumahnya akan diperbaiki. “Kami tidak lagi khawatir kalau tiba-tiba hujan. Sekarang merasa lebih aman dan nyaman. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah yang diterima Allah SWT,” ucapnya penuh syukur.
Hal serupa disampaikan Sumtiaya, nenek paruh baya penerima manfaat lainnya. Ia mengaku terbantu karena tidak memiliki kemampuan memperbaiki rumahnya sendiri. “Alhamdulillah, kami yang sudah tua ini mendapat bantuan bedah rumah. Sangat bermanfaat bagi kami,” ungkapnya haru.
Program bedah rumah ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara pesantren, masyarakat, dan TNI dalam membangun kepedulian sosial, khususnya bagi warga kurang mampu. (za).


