Google search engine
HomeHotelRayakan Hari Batik Nasional, Grand Inna Tunjungan dan LP2KN Satukan Pesona Budaya...

Rayakan Hari Batik Nasional, Grand Inna Tunjungan dan LP2KN Satukan Pesona Budaya dan Karya UMKM Lokal

SURABAYA-kanalsembilan.com (12 Oktober 2026)

Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Grand Inna Tunjungan berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Pelestarian Kebudayaan Nusantara (LP2KN) menyelenggarakan cultural activation bertajuk “Jejak Batik Nusantara: Sehelai Cerita, Seribu Makna” pada Sabtu, 10 Oktober 2026, mulai pukul 16.00 WIB di pelataran Grand Inna Tunjungan, Surabaya.

Mengangkat batik sebagai warisan budaya sekaligus identitas bangsa, kegiatan ini menghadirkan perpaduan seni tradisional, peragaan busana, dan bazar UMKM.

Melalui kegiatan ini, Grand Inna Tunjungan mengajak masyarakat untuk merayakan Hari Batik Nasional sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap budaya Nusantara dan mendukung keberlangsungan usaha lokal.

Rangkaian acara “Jejak Batik Nusantara” dimeriahkan dengan beragam pertunjukan seni dan budaya yang merepresentasikan kekayaan tradisi Indonesia.

Suasana perayaan diawali dengan alunan musik keroncong dari Laras Jenggolo, dilanjutkan dengan penampilan Tari Remo dan Tari Ganong dari Sekar Budaya yang menghadirkan semangat serta karakter khas seni tradisional Jawa Timur.

Puncak acara ditandai dengan fashion show batik oleh Lady’s Management dengan busana dari Ifa Donggala, yang menampilkan harmoni antara unsur tradisional dan sentuhan modern dalam dunia fesyen. Peragaan ini menghadirkan interpretasi batik yang elegan dan dinamis, memadukan kekayaan motif serta karakter kain Nusantara dengan potongan busana kontemporer.

Partisipasi Komunitas Wanita Bersanggul Indonesia turut memperkaya peragaan busana melalui penampilan yang menampilkan produk-produk UMKM peserta bazar.

Perpaduan busana batik, kebaya, dan sanggul tradisional menghadirkan representasi keanggunan perempuan Indonesia sekaligus memperkenalkan karya pelaku usaha lokal kepada khalayak yang lebih luas.

Suasana semakin semarak dengan penampilan tari payung, sebelum rangkaian pertunjukan ditutup melalui harmoni musik angklung dari Sekar Jagad yang memperkuat nuansa kebersamaan dalam merayakan warisan budaya Nusantara.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dr. Fenny Apridawati, S.KM., Kes., Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo; Ibu Hj. Sukartini, M.Pd., Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo; Ibu Ruli Rochmawati, S.E., Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo serta perwakilan Disporapar Kabupaten Sidoarjo dan Disbudpar Provinsi Jawa Timur.

Kehadiran para tamu undangan ini menjadi wujud apresiasi terhadap upaya pelestarian budaya Nusantara sekaligus penguatan kolaborasi dalam mendukung potensi UMKM dan ekonomi kreatif lokal.

Bazar UMKM, Wujud Dukungan terhadap Karya Lokal
Selain pertunjukan seni, bazar UMKM batik dan kerajinan berlangsung sejak sore hingga malam hari, menghadirkan beragam produk lokal, mulai dari batik, jumputan, ecoprint, kebaya, hingga kerajinan tangan.

Peserta yang berpartisipasi antara lain Batik Super Prima, Batik Ning Atiek, Mustika Ikat Celup, LUS Ecoprint, NZ Ecoprint, La Vie Ecoprint Stuff, Kanzanita Ecocraft, Batik Kunto, Batik Murni & Artis, Kayra Craft, Rajut Mbok Cung, serta Kebaya Kartini.

Kehadiran bazar ini menjadi ruang bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan karya, menjangkau pelanggan, dan memperluas peluang usaha. Grand Inna Tunjungan juga menghadirkan pop-up selling dari tim Food & Beverage (F&B), sehingga pengunjung dapat menikmati sajian kuliner hotel selama acara berlangsung.

Plt. General Manager Grand Inna Tunjungan, Yudi Firmansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen hotel dalam merayakan warisan budaya Indonesia sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat.

“Melalui ‘Jejak Batik Nusantara: Sehelai Cerita, Seribu Makna’, kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat batik bukan sekadar kain atau produk fesyen, melainkan warisan budaya yang menyimpan cerita, filosofi, dan identitas bangsa. Momentum Hari Batik Nasional ini juga menjadi kesempatan untuk memberikan ruang bagi para pelaku UMKM agar karya mereka semakin dikenal dan diapresiasi,” ujar Yudi Firmansyah.

Sebagai bagian dari InJourney Hospitality, Grand Inna Tunjungan terus berupaya memadukan nilai heritage, budaya, dan hospitality melalui kegiatan yang melibatkan komunitas serta potensi lokal. Melalui kolaborasi bersama LP2KN, hotel berharap semangat pelestarian batik dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, sekaligus mendorong perkembangan ekonomi kreatif di Surabaya.(za).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments