Google search engine
HomePeristiwaTim Mahasiswa Unair Raih Best Presentation di Ajang Decarbonizing Indonesia 2025

Tim Mahasiswa Unair Raih Best Presentation di Ajang Decarbonizing Indonesia 2025

SURABAYA-kanalsembilan.com (16 Oktober 2025)

Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) kembali menorehkan prestasi di bidang riset dan inovasi. Tim SINTARI yang beranggotakan Cantika Dhiya Hanifa (Statistika 2023), Ocha Della Fitriani (Teknik Informatika 2024), dan Akbar Maula Dani (Akuakultur 2025), berhasil meraih predikat Best Presentation pada Call for Paper Competition Decarbonizing Indonesia 2025.

Kompetisi ilmiah tingkat nasional ini diselenggarakan oleh Society of Renewable Energy Universitas Diponegoro (SRE UNDIP) dan babak final presentasi dilangsungkan di Semarang.

Inovasi Deteksi Sampah Plastik Berbasis Deep Learning

Tim SINTARI mengungguli peserta lain melalui inovasi bertajuk Smart Plastic Waste Detector, sebuah sistem berbasis Deep Learning dan Internet of Things (IoT) yang mampu mendeteksi dan mengklasifikasikan berbagai jenis plastik secara otomatis, seperti PET, HDPE, LDPE, PP, PS, dan PVC.

Menurut Akbar Maula Dani, inovasi ini dirancang untuk membantu proses pemilahan sampah plastik secara lebih akurat dan efisien.

“Inovasi ini memudahkan proses pemilahan plastik dengan risiko kekeliruan yang jauh lebih kecil,” ujar Dani.

Akurasi Tinggi dan Penerapan IoT

Smart Plastic Waste Detector menggunakan model arsitektur MobileNetV2 yang dikombinasikan dengan teknik class imbalance handling. Sebelum menentukan model tersebut, tim terlebih dahulu melakukan riset dan berbagai uji performa.

“Model MobileNetV2 dengan class imbalance handling menghasilkan akurasi 78,59 persen. Walaupun akurasinya lebih rendah, distribusi prediksi antarkelas menjadi lebih seimbang, terutama pada kelas minoritas. Dengan begitu, sistem mampu memilah sampah plastik secara otomatis, real time, dan efisien, sekaligus mendorong ekonomi sirkular,” jelas Dani dalam rilis Unair, Selasa (14/10/2025).

Dukung SDGs dan Transisi Energi

Selain meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah plastik, inovasi ini berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

SDGs 12: Konsumsi dan produksi berkelanjutan

SDGs 13: Mitigasi perubahan iklim

Arah Pengembangan

Tim SINTARI berharap inovasi mereka dapat terus dikembangkan dengan berbagai peningkatan teknis.

“Sistem ini bisa diperkuat dengan memperluas dataset dari kondisi lapangan, menambahkan sensor seperti Near Infrared (NIR), serta mengoptimalkan latensi inferensi agar lebih responsif dan siap diterapkan di skala industri,” terang Dani.

Kunci Kemenangan: Persiapan dan Penyampaian

Sebagai peraih Best Presentation, tim SINTARI menekankan pentingnya strategi presentasi yang matang.

“Presentasi harus sederhana tapi berdampak, dengan visualisasi data menarik serta alur yang runtut mulai dari latar belakang, masalah, solusi, hingga potensi penerapan,” ujar Dani.

Meski sempat kesulitan memahami topik dekarbonisasi dan transisi energi, mereka mengatasinya dengan memperbanyak riset ilmiah.

“Tunjukkan antusiasme dan keyakinan terhadap ide yang dibawa. Kepercayaan diri dan kekompakan tim sangat menentukan kesan profesional di hadapan dewan juri,” tutupnya. (za).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments