SURABAYA-kanalsembilan.com (6 Januari 2026)
Kinerja perdagangan luar negeri Provinsi Jawa Timur menunjukkan tren positif sepanjang Januari–November 2025. Nilai ekspor Jawa Timur tercatat mencapai US$27,63 miliar, atau tumbuh 15,33 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Sementara itu, nilai impor Jawa Timur pada periode yang sama tercatat sebesar US$26,68 miliar, atau mengalami penurunan 3,42 persen secara tahunan (year on year).
“Dengan perkembangan tersebut, neraca perdagangan Jawa Timur selama Januari–November 2025 mencatatkan surplus sebesar US$956,04 juta,” kata Dr.Ir. Zulkipli, MSi, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Senin (5/1/2026).
Surplus ini mencerminkan kinerja ekspor yang lebih kuat dibandingkan impor, sekaligus menunjukkan ketahanan sektor perdagangan luar negeri Jawa Timur di tengah dinamika ekonomi global.
Dijelaskan, kenaikan signifikan nilai ekspor menjadi faktor utama penyumbang surplus neraca perdagangan. Pertumbuhan ekspor ini mengindikasikan meningkatnya permintaan pasar luar negeri terhadap produk-produk asal Jawa Timur, sekaligus mencerminkan daya saing industri dan sektor produksi daerah.
Di sisi lain, penurunan nilai impor turut memperkuat surplus perdagangan. Kondisi ini dapat mengindikasikan meningkatnya pemanfaatan bahan baku dan produk dalam negeri, serta efisiensi penggunaan barang impor oleh pelaku usaha.
Menurut Zulkipli, secara keseluruhan, capaian tersebut menunjukkan bahwa perdagangan internasional Jawa Timur sepanjang Januari–November 2025 berada pada jalur yang positif, dengan kontribusi nyata terhadap stabilitas ekonomi daerah dan penguatan kinerja sektor riil. (za)


