Terkadang kalian merasakan haus di kerongkongan saat shaum, padahal pas waktu sahur sebelumnya sudah minum bergelas-gelas air.
Seakan air minum bergelas – gelas yang kalian minum tak ngefek sama sekali. Tetep daja shaum rasanya haus melulu..
Iya kan..?
Ternyata rasa haus saat shaum bukan karena kalian tak minum air, bahkan kalian saat sahur sudah minum bergelas -gelas air, sampai perut kalian kembung.
Lho…? Lalu yang bikin haus saat puasa itu apa dong?..
Jawabnya, hal itu di sebabkan oleh minyak yang melekat di dinding kerongkongan yang berasal dari makanan saat sahur kita.
Minyak tersebutlah yang membuat kerongkongan terasa seperti haus saat shaum.
📌 Nah, tipsnya adalah dengan minum segelas air putih hangat sebagai penutup sahur.
📌 Apa pun menu makanan dan minuman kita saat sahur, akhirilah aktivitas sahur Anda dengan minum segelas air hangat.
📌 Air hangat dapat menggelontorkan zat minyak yang menempel di dinding kerongkongan.
📌 Sisa-sisa minyak itulah yang dapat memicu rasa haus saat shaum walaupun sudah bergelas-gelas minum di waktu sahur.
📌 Jadi, jika Anda suka ngeteh misalnya, silakan lalu tutuplah aktivitas sahur Anda dengan air hangat.
📌 Ingat ya, #air hangatnya di akhir..
📌 Artinya setelah minum air hangat jangan makan lagi, karena fungsi kalian minum air hangat tadi adalah untuk membersihkan kerongkongan dari minyak makanan #sahur.
Rasakan bedanya…!
Seharian penuh #shaum, kerongkongan Anda akan terasa lega dan tak terasa haus sama sekali.
In Syaa Allah..
🛑 Coba mulai nanti, yuk.. ‼️
(gwa-swhs-ayat).


