Google search engine
HomeUncategorizedLisan Cerminan Hati

Lisan Cerminan Hati

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi

Alhamdulillah.
Alloh Ta’als ciptakan 1 mulut, tapi 2 telinga.
1 lisan, tapi 2 mata.
Itu tanda: Alloh Ta’ala mau kita lebih banyak mendengar dan melihat, daripada bicara.
Sholawat untuk Nabi ﷺ yang lisannya paling lembut sedunia.

Apa yang keluar dari mulut kita, itu isi hati kita.
Mau tahu hati orang baik atau tidak?
Dengerin omongannya.

Rasululloh ﷺ bersabda:
“Tidak akan lurus iman seorang hamba sampai lurus hatinya. Dan tidak akan lurus hatinya sampai lurus lisannya”
(HR. Ahmad)

1. 3 BAHAYA LISAN YANG TIDAK DIJAGA

1. GHIBAH
Ngomongin orang di belakang. Kayak makan bangkai saudara sendiri.

Alloh Ta’ala berfirman: “Janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain”
(QS. Al-Hujurat: 12)

2. NAMIMAH / ADU DOMBA
Nyebar berita biar orang berantem.
Ini dosanya lebih berat dari zina kata ulama.
Karena 1 kata bisa ceraiin suami istri, putusin silaturahmi.

3. BOHONG & JANJI PALSU
Lisan dusta = tanda munafik.
“Tanda orang munafik ada 3: jika bicara dusta, jika berjanji ingkar, jika diberi amanah khianat”
(HR. Bukhari)

2. 3 OBAT UNTUK LISAN

1. DIAM
Nabi ﷺ bersabda: “Barangsiapa beriman kepada Alloh dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam”
(HR. Bukhari)

Diam itu emas. Apalagi pas lagi marah.

2. DZIKIR
Basahi lisan dengan: Alhamdulillah, Subhanallah, Istighfar.
Hati yang penuh dzikir, susah ngeluarin kata kotor.

3. MIKIR DULU SEBELUM BICARA
Tanya 3 hal: Apakah benar?
Apakah perlu?
Apakah bermanfaat?
Kalau tidak lolos 3 ini, lebih baik tutup mulut.

3. KEUTAMAAN MENJAGA LISAN
Orang yang jaga lisannya:
1. Dicintai Alloh Ta’ala

2. Disayang manusia – karena aman diajak ngobrol

3. Selamat dari neraka
Nabi ﷺ ditanya: “Apa yang paling banyak memasukkan orang ke neraka?”
Beliau jawab: “Mulut dan kemaluan”
(HR. Tirmidzi)

Biasakan pakai kata minta tolong, matur nuwun/terima kasih, jangan bentak.
Ke tetangga: jangan ikut gosip.
Ke anak: jangan umpat.
Karena anak niru lisan orang tuanya.

Ingat…1 kata bisa jadi sedekah.
1 kata juga bisa jadi dosa jariyah.

Nabi ﷺ bersabda:
“Barangsiapa menjamin untukku apa yang ada di antara dua janggutnya dan apa yang ada di antara dua kakinya, maka aku jamin untuknya surga”
(HR. Bukhari)

Artinya:
jamin lisan dan kemaluan, jaminan surga.

Mari saudara dan sahabatku, mulai hari ini kita latihan.

Latihan diam saat emosi.
Latihan memuji bukan mencela.
Latihan mendoakan bukan menyumpahi.

Karena di akhirat nanti, yang akan dihisab pertama bukan tangan kita.
Tapi lisan kita.
Semua rekaman omongan kita diputar.

Semoga Alloh Ta’ala jaga lisan dan ucapan kita penyejuk hati, bukan perusak hati.

Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad

Wallahu A’lam Bisshawab.

Ya Alloh, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang. Dengan rahmat dan pertolongan Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk).

Ya Alloh, sungguh aku meminta kepada-Mu dengan cahaya wajah-Mu yang langit dan bumi bercahaya karena-Nya agar Engkau menjadikan aku dalam pemeliharaan-Mu, pengawasan-Mu, dan di bawah penjagaan-Mu.

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

📢Jangan lupa sebarkan kebaikan dan kunjungi kanal youtube.com/@djoeprichannel

(gwa-md-mui-jatim).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments