Google search engine
HomeAgamaPentingnya Berniat Untuk Taat Kepada Allah Selama Lamanya

Pentingnya Berniat Untuk Taat Kepada Allah Selama Lamanya

Mutiara Salaf –

🌐 https://bbg-alilmu.com/archives/71868

🌴🌴🌴
Imam Al Kirmani rohimahullah berkata,

لأن تخليد الله تعالى العبد في الجنة ليس لعمله، وإنما هو لنيته؛ لأنه لو كان لعمله لكان خلوده فيها بقدر مدة عمله أو أضعافه، إلا أنه جازاه بنيته ؛ لأنه كان ناويا أن يطيع الله تعالى أبدا لو بقي أبدا ، فلما اخترمته منيته دون نيته جزاه الله عليها، و كذلك الكافر ؛ لأنه لو كان مجازى بعمله لم يستحق التخليد في النار إلا بقدر مدة كفره ، غير أنه نوى أن يُقيم على كفره أبدا لو بقي ، فجازاه الله على نيته .انتهى

Allah mengekalkan hamba hamba-Nya di surga bukan karena amalnya .. akan tetapi karena niatnya. Kalaulah karena amalnya tentu ia tinggal di surga sebatas lamanya masa amalnya tsb atau kali lipatnya.

Akan tetapi Allah memberinya balasan karena niatnya. Ia berniat untuk senantiasa mentaati Allah selama lamanya .. ketika kematian menghalangi niatnya, maka Allah memberinya balasan sesuai dengan niatnya.

Demikian pula orang kafir. Jika ia diberi balasan sesuai dengan amalnya tentu ia akan tinggal di neraka sebatas masa kekafirannya saja.

Namun ia berniat untuk senantiasa kafir selama lamanya. Maka Allah pun membalas sesuai dengan niatnya.

(Syarah Shohih Al Bukhori – 1/183)

Niat mukmin itu lebih baik dari amalnya..
Ia berniat untuk senantiasa beriman kepada Allah selama lamanya ..

🌴🌴🌴
Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang hadits yang beliau riwayatkan dari Rabb-nya Tabaraka wa Ta’ala. Beliau bersabda,

إِنَّ اللهَ كَتَبَ الحَسَنَاتِ وَالسَّيئَاتِ، ثُمَّ بَيَّنَ ذَلِكَ:
فَمَنْ هَمَّ بِحَسَنَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً، وَإِنْ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللهُ عِنْدَهُ عَشْرَ حَسَنَاتٍ إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ إِلَى أَضْعَافٍ كَثِيْرَةٍ.
وَإِنْ هَمَّ بِسَيِّئَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً، وَإِنْ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللهُ سَيِّئَةً وَاحِدَةً» رَوَاهُ البُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ فِي صَحِيْحَيْهِمَا بِهَذِهِ الحُرُوْفِ.

“Sesungguhnya Allah menulis kebaikan-kebaikan dan keburukan-keburukan kemudian menjelaskannya.
Barangsiapa yang berniat melakukan kebaikan lalu tidak mengerjakannya, maka Allah menulis itu di sisi-Nya sebagai satu kebaikan yang sempurna, dan jika dia berniat mengerjakan kebaikan lalu mengerjakannya, maka Allah menulis itu di sisi-Nya sebagai sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus lipat hingga perlipatan yang banyak.

Jika dia berniat melakukan keburukan lalu tidak jadi mengerjakannya, maka Allah menulis itu di sisi-Nya sebagai satu kebaikan yang sempurna, dan jika dia berniat melakukan keburukan lalu mengerjakannya, maka Allah menulis itu sebagai satu keburukan.” (HR. Bukhari, no. 6491 dan Muslim, no. 131. Arbain Nawawi no 37)
✏️
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

(gwa-majelis-ilmu-3).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments